Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Dilapor Menggunakan Fasilitas Pendidikan Untuk Politik, Rustam Akili : Itu Bukan Fasilitas Kampus

Faktanews.com (Politik) Kabupaten Gorontalo, Rustam Akili (RA) calon Bupati kabupaten Gorontalo nomor urut 4, mendatangi Panwascam Limboto, terkait dugaan penggunaan fasilitas kampus yang di laporkan masyarakat, Selasa, (6/10/2020).

“Saya tegaskan itu bukan fasilitas kampus, itu kantor saya. Kalau fasilitas kampus itu seperti ruang belajar dan seminar, dan semua orang yang ingin ketemu saya, ya pasti ke kantor saya,” Kata RA usai memberikan klarifikasinya ke Panwascam.

Dia mengatakan, bahwa kunjungan milenial ke ruangan kantornya, membahas persolan pendidikan, ekonomi dan pertanian di kabupaten Gorontalo.

” Yang pertama, saat itu hanya saya sendiri, tidak ada yang mendampingi saya dari tim pemenangan dan sebagainya, dan saya memang biasa berkantor. Yang kedua tentunya penelusuran ini segera diambil kesimpulannya,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan bahwa dirinya menghormati hasil penelusuran Bawaslu terkait persolan ini.

” Selaku warga negara yang baik, saya menghormati hasil penelusuran Bawaslu dan tidak ingin lapor melapor lagi, karena fokus kepada penyampaian Visi-Misi kepada masyarakat. Siapa saja yang melapor dan memberikan informasi saya hormati, yang kurang adalah pemberi informasi juga, salah satu tim paslon. Ini kan tidak fair, tapi tidak apa-apa,” Tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Limboto melalui Komisioner Divisi Hulum Penindakan dan Pelanggaran Moh Reza Tjokra, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penelusuran ini, karena ada laporan dari masyarakat yang enggan disebut indentitas, yang akhirnya dijadikan sebagai informasi awal oleh Panwascam.

“Informasi awal tersebut akan ditindak lanjuti dengan melakukan penelusuran dalam limit waktu 7 hari, terhitung hari ini kita sudah masuk hari ke 2,” Uajarnya.

Dia menyampaikan bahwa apapun laporan masyarakat harus dilakukan penelusuran untuk memastikan laporan tersebut agar dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Dia juga mengatakan sudah meminta klarifikasi dari beberapa pihak terkait dengan laporan tersebut.

“Tadi ini kita sudah mengundang calon Bupati juga satu orang, setelah ini kita akan mengundang lagi 4 orang. Baik pihak Universitas maupun pihak yang melapor dan mengirimkan barang bukti, untuk menjadi bahan kajian nanti saat masuk pleno kecamatan,” Pungkasnya. (Fn12)

 384 total views

Facebook Comments