Ultimate magazine theme for WordPress.

Dikebut Akhir Tahun, Wajah Taman Budaya Limboto Dinilai Cari Pujian

Faktanews.com (Daerah) –  Kabupaten Gorontalo, Menjelang pergantian tahun, pembangunan wajah depan Taman Budaya Limboto sepertinya digenjot untuk diselesaikan. Hal ini terlihat dari ditingkatkannya rutinitas pekerjaan pembangunan dibagian depan atau lebih tepatnya di depan mesjid Baiturrahman Limboto. Namun berbeda ketika melihat posisi pekerjaan dibagian belakang  taman Budaya Limboto dan mengundang  pertanyaan dari beberapa aktivis.

Kepada FaktaNews, aktifis Alwin Ibrahim mengatakan bahwa dirinya merasa sangat aneh jika melihat pada bagian belakang  taman budaya limboto itu. Kata Alwin, geliat pekerjaan yang ada didepan seolah digenjot untuk mendapat perhatian dan pujian dari Bupati dan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Akktivis Alwin Ibrahim (Kaos Putih) Saat melakukan diskusi singkat bersama Bupati Nelson

” Saya agak heran dengan kondisi pekerjaan dibagian belakang pekerjaan Taman Budaya ini, Intensitasnya tak seperti yang didepan. Ketika saya tanyakan tadi sama pengawasnya, dijawab agar segera dapat digunakan tepat pada pergantian tahun nanti. Sementara kita tahu bahwa pembangunan ini memang sudah terlambat, untuk apa digenjot hanya dibahagian depannya saja, apa karena hanya ingin dipuji masyarakat atau cari muka sama bupati. Nah ini yang perlu dipertanyakan,” Ketus Alwin.

Kadis PUPR Kabgor, Rachmat Donie Lahati saat mendampingi Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Donie Lahati ketika diklarifikasi FaktaNews menjelaskan bahwa pihaknya dan pelaksana telah bekerja sesuai dengan aturan juga posisi terakhir pekerjaan pembangunan Taman Budaya Limboto ini telah mencapai 91%. Sehingganya, untuk bahagian depan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat saat malam pergantian tahun.

“ Untuk posisi 91% pada pekerjaan ini memang sudah begini hasilnya, jadi bagian depan dari taman ini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat. Untuk tanggapan bahwa ingin dipuji apalagi cari muka sama Bupati, saya pikir tidak ada karena kami baik Pemerintah maupun pelaksana telah bekerja sesuai aturan,” Jelas Donie.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo kepada FaktaNews mengatakan pekerjaan tersebut memanglah belum selesai. Menurut Nelson karena ada momen pergantian tahun, maka pekerjaan tersebut didorong meskipun belum selesai.

“ Pekerjaan ini belum selesai, hari ini sengaja kita dorong karena kebetulan ada momentumnya walaupun belum selesai karena sesuai dengan Kepres itu  dimungkinkan untuk diperpanjang hingga 50 hari karena dia sudah melampaui 90%,” Jelas Nelson.

Bupati Nelson Pomalingo, duduk di kursi taman saat melakukan pemeriksaan kesiapan Taman Budaya Limboto untuk digunakan pada momentum pergamtian tahun

Lebih lanjut Nelson menambahkan bahwa pekerjaan tersebut belum tuntas karena ada beberapa item yang akan terus dibenah termasuk renovasi rumah adat, pusat informasi Kabupaten Gorontalo dan renovasi bangunan Dinas Perhubungan menjadi Gedung Kesenian yang ditargetkan dapat menumbuhkan kembali peradaban di Kabupaten Gorontalo.

“ Ini belum tuntas bahkan kami akan anggarkan lagi ditahun depan untuk renovasi Rumah Adat agar bahagian depannya menghadap ke taman budaya ini, kemudian gedung pusat informasi yang juga akan kita bangun radio Suara Gemilang dan bangunan Dinas Perhubungan yang akan kita buat menjadi Gedung kesenian, jadi anak – anak yang mau belajar seni bisa ditumbuhkan semangat mereka karena ini yang meninggalkan peradaban kita. Sehingga mereka punya seni, bisa mengolah emosi dengan baik dan tentu akan lahir anak – anak yang hebat kedepannya. Terakhir, saya memohonkan dukungan dan doa agar pembangunan Taman Budaya Limboto agar secepatnya selesai,“ Tegas Nelson. (FN02)

197 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments