Bohongi Masyarakat, Bumdes Modelomo Salahkan Dinas Sosial Boalemo

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Program Badan Usaha Desa ( Bumdes) Desa, seperti diketahui adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa yang tentunya bermuara pada kesejahteraan rakyat, Hal ini tertuang pada Permendesa Nomor 4 pasal 3 Tahun 2015.

Namun hal tersebut diatas dinilai bertolak belakang dengan yang terjadi di Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Pasalnya, salah satu program Bumdes Di Desa Modelomo dinilai sangat merugikan masyarakatnya.

Damin Lareke, salah seorang masyarakat yang mengeluhkan kinerja Bumdes Desa Modelomo. Dimana dirinya merasa dibohongi karena hingga saat ini usaha yang ditawarkan belum juga berjalan sebagaimana yang dijanjikan. Menurut Opa Damin, Dirinya ditawarkan oleh Pihak Bumdes untuk mengelola penjualan bensin eceran atau BBM (Bahan Bakar Minyak) yang menggunakan alat pompa manual (Pertamini Digital Elektrik) dengan gelas takaran dengan perjanjian akan dibagi sesuai presentase yang telah menjadi kesepakatan,  Namun hingga saat ini Usaha tersebut belum juga berjalan.

“ Saya ini dijanjikan terus oleh pihak Bumdes bahkan hingga sekarang saya menuggu realisasi dari usaha tersebut, padahal alat pertamini itu sudah didirikan didepan rumah saya dari bulan Januari. Sejak saya itu saya pun berhenti menjual bensin eceran, karena selain alat itu sudah ditempatkan didepan rumah saya, tawaran yang diberikan pun sangat menjanjikan yakni dengan presentase 70% untuk pengelola an 30% untuk pihak Desa, makanya tawaran itu saya terima.” Ungkap pria yang akrab disapa opa Damin ini.

Damin pun menambahkan bahwa dirinya telah menjadi korban yang dibohongi oleh Bumdes Desa Modelomo. Dimana menurutnya sejak alat itu ditempatkan tepat dirumahnya, dirinya pun telah berhenti menjalankan Depot yang menjual BBM eceran yang menyebabkan kerugian karena tidak berpenghasilan lagi.

“ Usaha saya terhenti karena janji janji manis pihak Bumdes dan saya pun sudah tidak berpenghasilan lagi sejak januri atau tepatnya ketik alat pertamini itu ditempatkan didepan rumah saya. Kalau bisa alat itu segera dikeluarkan, karena saya akan gunakan lagi untuk menjual BBM eceran.” Tegas Opa Damin.

Ketua Bumdes Modelomo, Helmi ketika diklarifikasi FaktaNews mengatakan bahwa kejadian ini tidak akan terjadi jika tidak ada intervensi dari Dinas Sosial. Menurutnya masalah ini bermula dari pencairan dana yang harus memperoleh rekomendasi dari dinas tersebut.

“ Sementara hal itu sangat bertolak belakang dengan regulasi – regulasi yang pernah saya ikuti, karena itu (Rekomendasi Dinas,red) tidak ada dalam pelatihan – pelatihan yang pernah saya ikuti.” Jelas Helmi.

Helmi menambahkan bahwa dalam meyikapi kondisi Damin Lakere, dirinya tidak menjanjikan namun akan tetap membantu.

“ Saya tidak berjanji, namun tetap akan membantu beliau.” Tutup Helmi. (FN06)

 755 total views

Leave A Reply