Diduga Lakukan Pungli Terhadap Mahasiswa, LSM Jaman Minta Polda Periksa UNISAN Gorontalo

oleh -104 Dilihat

Faktanews.comGorontalo. Terkait isu dugaan pungutan liar yang terjadi di Universitas Ichsan (UNISAN) Gorontalo mendapat tanggapan dari Ketua LSM Jaman.

Dimana menurut Ketua Lembaga Swadaya Jaringan Kemandirian Nasional (LSM Jaman) Provinsi Gorontalo bahwa persoalan dugaan pungli tersebut harus segera diselesaikan.

” Pertama sebagai alumni Unisan Gorontalo saya sangat menyayangkan kejadian ini.terkait benar atau tidak, pihak rektorat harus terbuka dan menelusuri kebenaran atas dugaan pungli tersebut. Sebab, Marwah kampus akan tercoreng hanya dikarenakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.” Ungkap Frangkymax.

Ketua LSM Jaman Provinsi Gorontalo, Frangkymax Kadir, ST

Frangkymax memprediksikan bahwa pihak Rektorat Unisan Gorontalo saat pasti hanya fokus pada mencari-cari dalang atas tersebarnya isu tersebut, sementara harga diri kampus sementara mulai hancur dari luar.

” Saya prediksikan pasti saat ini mereka (kampus-red) hanya berfokus pada siapa yang menyebarkan isu yang dimaksud, sementara diluar semua masyarakat beropini bahwa mungkin ada benarnya pungutan liar itu terjadi.” Jelas Frangkymax seraya menambahkan.

Sebagai negara hukum, Frangkymax Kadir meminta agar Polda Gorontalo agar segera melakukan pemanggilan terhadap pihak Rektorat Unisan Gorontalo terkait isu dugaan pungli yang terjadi kepada mahasiswa.

” Demi menjamin kepentingan umum atas hukum yang ada di Gorontalo, saya sangat berharap agar Polda Gorontalo segera melakukan penelusuran terhadap rektorat dan meminta tanggapan seluruh Mahasiswa atas kasus tersebut, sehingga persoalan ini bisa segera terselesaikan dan jika ditemukan kebenaran atas dugaan pungli tersebut, maka harus ada penindakan terhadap mereka (Oknum-oknum) yang hanya menguntungkan dirinya sendiri.” Tegas Frangkymax

Penulis : Jhojo Rumampuk

 2,235 total views

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Kalau Bersih, Kenapa Risih !

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.