Pasca Semalam Dirusak, Gedung DPRD Pohuwato Kini Telah Dipasangi Garis Polisi

Faktanews.com, Pohuwato – Kepolisian Resort Pohuwato telah menindaklanjuti peristiwa pengrusakan fasilitas gedung DPRD Kabupaten Pohuwato yang dilakukan oleh Staf Fraksi PKB pada Kamis (06/05) kemarin.

Hal tersebut, dapat terlihat pada bagian kaca jendela ruangan sekretariat DPRD Pohuwato yang semalam dipecahkan, sudah dipasangi dengan garis polisi.

Kapolres Pohuwato, melalui Kasat Reskrim, AKP Cecep Ibnu Ahmadi, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, bahwa pihaknya sudah turun ke lapangan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Nah ini kita (sudah) turun tadi, kita olah TKP, tapi memang posisi pecahan kacanya sudah dibersihkan. Tapi kita sudah sampaikan, nanti sudah ada yang melapor secara resmi, kemudian sudah jelas itu (kejadian) baru kita buka begitu,” kata cecep dikutip dari media Kronologi.id, Jumat (7/5/2021).

Dikatakan Cecep, hingga saat ini belum ada dari pihak manapun yang melaporkan atas insiden tersebut. Olehnya, apabila peristiwa pengrusakan tersebut tidak ada yang melaporkan, maka pihaknya juga tidak akan melepaskan garis polisi itu.

“Kalau tidak ada laporan yah (itu akan) begitu terus (terpasang garis polisi). Karena biar bagaimanapun itu kantor dewan merupakan fasilitas dari negara, masa mau di rusak orang lain, harus di pertanggung jawabakan,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah mengingatkan DPRD Pohuwato untuk tidak melepaskan garis polisi tersebut sebelum pihak kepolisian yang akan melepaskan.

“Sudah di sampaikan tadi, untuk jangan ada yang lepas, kalau ada yang lepas nantinya kita akan periksa otomatis, begitu,” tandasnya.

Sementara ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi saat di hubungi mengatakan, pihaknya masih akan melakukan Rapat Pimpinan pada hari senin mendatang terkait insiden tersebut.

“Sampai itu, kita masih akan melakukan rapat pimpinan pada hari senin,” singkatnya. (***)

Leave A Reply