Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Dinkes Malteng Tegaskan Belum Ada Warga Masohi Yang Terpapar Covid-19

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Dinas kesehatan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), nyatakan belum ada warga kota Masohi yang terpapar yang terpapar Covid-19. Hal ini disampaikan langsung oleh Kadis Kesehatan Malteng, Dr. Jeny Adijaya.

” Saya tegaskan, warga masyarakat Kota Masohi belum ada yang terpapar Covid-19, itu informasi tidak benar alias hooks. Benar ada salah satu warga dengan riwayat perjalanan dari jakarta yang dirawat di RSUD Masohi, namun hasil rapid tesnya negatif. Apakah setiap orang yang datang dari perjalanan dan mengalami panas demam lalu divonis terpapar Covid-19, seorang yang divonis terpapar Covid-19, harus melalui rapid tes apakah positif atau negatif, itu juga dilakukan tes lanjutan atau pemeriksaan dengan alat PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan di Ambon, ” Jelas Adijaya kepada wartawan Faktanews melalui selulernya, Senin (20/4).

Dia menyampaikan, salah satu warga kota Masohi yang beralamat kelurahan Namaelo, kecamatan Kota Masohi, memang mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta. Akan tetapi kata Kadis Adijaya, setelah tiba dari Jakarta yang bersangkutan langsung dikarantina selama 14 hari sesuai dengan protap.

” Setelah dikarantina selama 14 hari, yang bersangkutan kembali kerumahnya, beberapa hari kemudian dia merasakan panas disertai demam. Setalah itu dia datangi RSUD Masohi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, karena diduga terpapar Covid-19 maka dilakukan rapid tes dan hasilnya negatif. Dan untuk selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan dengan alat PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan di Ambon. Postif tidaknya kita menunggu hasil tesnya dan untuk sementara pasien masih dirawat di RSUD Masohi, bukan di Ambon, dan orangnya saat ini sehat-sehat saja. Karena statusnya pasien dalam pengawasan (PDP), maka di hari itu juga seluruh keluarganya di bawah menggunakan ambulance untuk dikarantina selama 14 hari di Kampus Politeknik Masohi di Kilo Meter Empat Negeri Makariki Kecamatan Amahai. Langkah ini diambil untuk mencegah agar tidak ada hubungan sosial, sambil menunggu hasil tes PCR terhadap pasien status PDP tersebut,” Tegasnya.

Lebih lanjut, Adijaya mengimbau kepada warga Kota Masohi untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan berita yang tidak benar.

” Ikuti berita resmi dari Pemerintah Malteng melalui Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19, dan ikuti protokoler kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah, tetap jaga jarak, pake masker, jangan keluar rumah, rajin cuci tangan menggunakan sabun,” Tandasnya. (FN/Uc)

 2,448 total views

Facebook Comments