Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Anggaran Revitalisasi RS. Ainun Habibie, Dianggap Bukan Solusi

Faktanews.com (daerah)  – Gorontalo, Terkait rencana Program Revitalisasi RS Ainun Habibie dengan bandrol Rp. 842 Miliar itu, masih mendapatkan berbagai tanggapan negative. Pasalnya, Anggaran yang berasal dari proses hutang dari skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini Memicu banyaknya tanggapan skeptis, salah satunya di sampaikan langsung oleh Iwan Hulukati selaku LSM Walihua.

Kepada awak media, Iwan menjelaskan bahwa revitalisasi Rumah Sakit Ainun Habibie tewrsebut bukanlah solusi dari peningkatan pelayanan di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, jika judulnya adalah melakukan peningkatan terbaik pada persoalan kesehatan, maka hal tersebut harus berlaku sama di semua Rumah Sakit Daerah yang ada di Provinsi Gorontalo.

” Kalau menurut kami, uang sebanyak itu ada baiknya d berikan ke Rumah Sakit yang ada d Gorontalo. Itu lebih brmanfaat dan lebih efisien.” Jelas Iwan Hulukati.

Apalagi kata Iwan, pembangunan Rumah Sakit tersebut belum menjadi skala prioritas yang penting dan  hanya akan menjadi beban bagi APBD Provinsi Gorontalo di masa mendatang.

” Pembangunan RS Ainun di nilai sangat tendensius. Di lihat dari skala prioritasnya sebenarnya belum terlalu urgen. Dan yang namanya hutang jelas tidak baik buat daerah kita, karena hanya akan membebani APBD,” Kata Iwan..

Selain itu, Tambah Iwan  APBD akan sangat mengganggu program Pemerintah yang lain. Apalagi pembangunan RS Ainun masih terkendala dengan Proses Pembebasan lahan.

” Yang jelas pembangnun Rumah Sakit itu bagus, Tapi rakyat lebih membutuhkan program peningkatan ekonomi. Sekiranya Pemprov Gorontalo dapat mempertimbangakan Pendapatan Daerah ketimbang revitalisasi RS Ainun, Apalagi penyiapan lahan saja blm memenuhi syarat. Ada beberapa aturan yang belum lengkap.” tutup Iwan. (fn11)

118 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments