Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

PSBB Wilayah Perbatasan, Pemprov Gorontalo Tidak Serius?

Faktanews.com (Tilikan) – Gorontalo. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berada diwilayah perbatasan lintas Provinsi masih jauh dari setiap statement Gubernur Gorontalo saat ini, pasalnya  pihak Provinsi Gorontalo hanya menempatkan staff Dinas Perhubungan yang belum terlalu paham akan pemberlakuan PSBB.

Berdasarkan hasil pantauan Sejumlah Awak Media (7/05), wilayah perbatasan Molosifat yang menjadi penghubung antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi tengah masih tumpang tindih dikarenakan pihak Dinas Perhubungan Provinsi belum memahami dan bisa mengambil keputusan tegas hingga masih ada beberapa kendaraan masih lolos.

Padahal dengan melihat berbagai macam informasi, sudah seharusnya jalur pintu masuk Provinsi sudah tidak bisa dilewati kecuali beberapa kendaraan yang wajib ditangguhkan. namun banyak kendaraan dan bahkan masyarakat mudik dari wilayah Sulteng pun lolos dari pemeriksaan perbatasan dikarenakan staff Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo agak sulit menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para sopir kenderaan.

Namun yang terjadi dilapangan, pada saat penindakan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), para aparat masih rapat menyatukan pendapat terhadap aturan PSSB, anehnya lagi tak ada satu pun aparat yang memegang Dokumen Pergub tentang pembatasan sosial berskala besar besar, sungguh miris, hal ini pun menjadi tontonan para sopir yang mengakibatkan kerumunan, semoga saja mereka yang berkerumun tidak terpapar Virus Covid-19,hingga aman untuk berkumpul kembali bersama keluarga mereka yang berada di rumah

Lantas apa yang harus kita jaga.? apa juga yang harus dibebaskan.? jika wilayah perbatasan antar Provinsi masih ada saja yang lolos,? dari hasil pantauan pun ada sebuah kendaraan yang diduga menyelundupkan Pupuk bersubsidi dari wilayah Lolak dan herannya bisa berhasil lolos dari wilayah perbatasan lainnya.

Penulis : Jhojo Rumampuk

 1,350 total views

Facebook Comments