Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Fosmat Pertanyakan Kasus Aleg Narkoba Di Boalemo Kepada Gubernur Gorontalo

Nanda Poha : Sikap jubirnya terkesan tidak mau mempertemukan kami dengen Gubernur

Faktanews.com (Daerah) – Provinsi Gorontalo, Persoalan narkoba yang melibatkan dua oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boalemo hingga saat belum ada kejelasan. Pasalnya, partai yang menaungi ke dua Anggota Legislatif (Aleg) tersebut belum menyikapi persoalan narkoba yang melibatkan anggotanya itu.

Nanda Poha Selaku koordinator Aksi Forum Mahasiswa Tilamuta (Fosmat) yang menuntut ke dua oknum aleg tersebut diberhentikan mengatakan, sudah kurang lebih 1 bulan belum ada kejelasan dari partai terkait narkoba itu.

” Sudah kurang lebih 1 bulan, kasus narkoba yg menimpah atas dua aleg kab.boalemo, tak kunjung bisa disikapi oleh partai yang mereka naungi, padahal sudah banyak desakan dari masyarakat, dan selalu berujung dengan gelombang aksi masa, akan tetapi tidak pernah dihiraukan, ” Ujarnya.

Parahnya, saat dirinya dan beberapa anggotanya ingin bertemu ketua DPD 1 Golkar, Rusli Habibie yang juga Gubernur Gorontalo itu, mereka sangat menyayangkan sikap Juru Bicara Gubernur yang terkesan tidak mau mempertemukan mereka dengan orang nomor 1 di Gorontalo itu.

” Bahkan, saya pun coba menghubungi ketua DPD 1 Golkar lewat jubirnya, tetapi nihil. Justru jubirnya seolah-olah paham betul perkara yang bakalan saya sampaikan kepada ketua DPD 1 Golkar itu. Dan Juga jubirnya terkesan berusaha untuk tidak mempertemukan kami dengan orang yang nomor satu di Gorontalo, Gubernur selaku ketua DPD 1 Golkar. Dan ini memperlihatkan bahwa jubir tersebut sangat cacat dan tidak kooperatif, dalam menjalankan tupoksinya, ” Jelasnya.

Terakhir dia berharap, kepada partai yang menaungi nya, agar bisa mengambil sikap yang jelas, terhadap dua oknum yang tersandung narkoba beberapa waktu lalu di Jakarta,” Tandasnya. (Fn12) 

 771 total views

Facebook Comments