Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Pendidikan

Bayar Honor Guru GBPNS Hanya 100 Ribu,  Pemda Boalemo Disorot

×

Bayar Honor Guru GBPNS Hanya 100 Ribu,  Pemda Boalemo Disorot

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktanews.comKabupaten Boalemo. Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo mendapat kritik tajam dari berbagai kalangan masyarakat setelah diketahui bahwa honor yang diberikan kepada tenaga pendidik dari Madrasah Tsanawaiyah Al-Hairaat Botumoito yang menerima honorariun guru non PNS (GBPNS) tahun 2024 yang hanya sebesar Rp. 100 ribu rupiah.

Kebijakan ini tentu dianggap sebagai bukti hilangnya hati nurani pemerintah terhadap para pendidik yang telah berdedikasi dalam mencerdaskan generasi muda Boalemo. Dimana honor sebesar 100 ribu rupiah yang diberikan jauh dari kata layak dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar para tenaga pendidik. 

Sehingga hal tersebut menjadi pemicu rasa kekecewaan dan kemarahan di kalangan pendidik dan masyarakat yang prihatin terhadap nasib guru honorer.

Mendengar persoalan tersebut,  sorotan dari Ketua Organisasi Forum Revolusi Mahasiswa Botumoito Sahril A. Talo memberikan sorotan tajam.

“Ini adalah bentuk ketidakadilan yang nyata. Bagaimana mungkin seorang tenaga pendidik bisa bertahan dengan honor yang sangat minim seperti ini? Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang seharusnya mendapatkan apresiasi yang layak,” ujar Sahril

Sahril mengatakan bahwa kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pendidikan merupakan sebuah bentuk pelecehan dan tidak menghargai jasa dari para tenaga pendidik.

“Miris telah hilang hati Nurani pemerintah daerah kabupaten Boalemo, gaji guru honorer non database hanya di bayar Dengan Rp. 100 ribu perbulan melalui dana BOS, padahal sebelumnya gaji yang di terima sebesar Rp. 950 ribu perbulan melalui Dinas pendidikan”, ucapnya.

Penjabat Bupati Boalemo, Sherman Moridu diharapkan agar mengambil sebuah kebijakan baru untuk memikirkan solusi atas persoalan yang menjurus pada pelecehan dan penghinaan terhadap tenaga pendidik.

“Saya selaku Ketua Umum Forum Revolusi Mahasiswa Botumoito mengecam keras kepada pj bupati Boalemo dan kepala dinas pendidikan atas kebijakan yang tidak manusiawi ini”, ungkapnya.

Menurut Sahril, profesi guru adalah sumber pengetahuan untuk seluruh anak-anak bangsa di Indonesia, guru ialah profesi yang mulia, mereka punya peran yang sangkat penting dalam pembentukan karakter anak bangsa. Kalau guru di perlakukan seperti ini, kami tidak akan tinggal diam.

“Saya berpikir, PJ Bupati Boalemo dan Kepala Dinas Pendidikan tidak tamat belajar matematika, dengan gaji Rp. 100 Ribu/bulan apakah cukup untuk kebutuhan sehari-hari? Tentu tidak, bahkan ini tidak rasional”, katanya.

Terakhir, Ia memberi ultimatum kepada PJ pihak terkait, terutama Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan.

“Kalau tidak ada respon atau kebijakan dalam waktu dekat ini, kami akan mendatangi kantor bupati dan dinas pendidikan”, tandasnya.

Example 300x300
Example 120x600
rtp slot