Sutriyani Lumula Tergetkan Kabupaten Boalemo Bebas Frambusia Tahun 2023

oleh -606 Dilihat

Faktanews.com, Boalemo – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, menargetkan pada tahun 2023 di Boalemo Bebas Frambusia.

Hal itu disampaikan langsung usai kegiatan Penilaian Sertifikasi Bebas Frambusia oleh Tim Penilaian dari Kementerian Kesehatan, Rabu (22/11/2022) di Hotel Grand Amalia Tilamuta.

Sutriyani menjelaskan bahwa Frambusia dikenal di Gorontalo dengan penyakit kulit (Ambalo). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Treponema Pertune. Dan menurut WHO, penyakit ini masih tinggi di Indonesia.

Di Gorontalo, pada tahun 1989 tepatnya di Bone Bolango kata Sutri, ditemukan 63 orang positif Frambusia. Di Boalemo sendiri, pada tahun 2007 tidak ditemukan lagi kasus Frambusia atau nol kasus.

Lebih lanjut kata Sutri, di Boalemo sendri telah ditergetkan untuk tahun 2023 nanti sudah nol kasus atau bebas Frambusia.

” Untuk memperoleh sertifikat Bebas Frambusia, Kabupaten Boalemo telah memenuhi syarat dan telah berproses sejak tahun 2019. Namun karena terkendala Covid-19 pada tahun 2020, maka tahun 2021 dilakukan proses kembali dalam rangka pemenuhan dokumen,” Tuturnya.

” Dan telah di lakukan assesment oleh tim assesment dinas Kesehatan provinsi namun masih terkendala. Olehnya untuk tahun ini, kami targetkan pada tahun 2023 Boalemo bebas Frambusia,” Tukasnya.

Penulis: Fadli T

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.