Dinilai Menyudutkan, GAMM Layangkan Nota Keberatan atas Somasi yang Dilakukan AMPKPR

oleh -311 Dilihat

Faktanews.com, Boalemo – Gerakan Aktivis Mahasiswa Mananggu (GAMM) keberatan atas somasi yang dilayangkan oleh AMPKPR (Aliansi Mahasiswa Pelajar Kawasan Paguyaman Raya) kepada pemerintah kabupaten Boalemo.

Pasalnya, yang tertuang dalam somasi tersebut terkait dengan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh desa se Kecamatan Mananggu.

Nasrudin Monoarfa, selaku koordinator GAMM menilai bahwa somasi yang dilayangkan terkait dengan peningkatan kapasitas operator desa telah menyudutkan sepihak dan merugikan desa se Kecamatan Mananggu.

Padahal kata Nasrudin, kegiatan yang sama telah diselenggarakan oleh kecamatan lain seperti Kecamatan Paguyaman dan Dulupi. Namun tidak menjadi perhatian kawan-kawan AMPKPR.

” Ironisnya pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas di Kecamatan lain
yaitu Kecamatan Paguyaman dan Dulupi telah selesai diselenggarakan dan tidak menjadi perhatian dari pihak tenaga ahli dan  AMPKPR,” Tuturnya Rabu (21/9/2022).

Lanjut Nasrudin, desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwewenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan negara.

Olehnya kata Nasrudin, peningkatan kapasitas adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan,
keterampilan, pemahaman, yang memungkinkan setiap individu, organisasi, jaringan kerja sektor, dan sistem yang lebih luas untuk melaksanakan fungsi dan tanggung jawab.

Nasrudin mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan rapat dengar pendapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo terkait dengan persolan itu.

” Kami juga telah melayangkan Nota Keberatan atas somasi yang dilakukan oleh AMPKPR dan meminta DPRD untuk melakukan RDP dengan pihak-pihak terkait,” Ketusnya.

Penulis: Fadli

 334 total views

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.