Kemeriahan Upacara Kenegaraan Pohuwato, 17 Agustus 1945 Milik Siapa ?

oleh -161 Dilihat
Sumber Foto (Wartanesia)


Faktanews.com – Kabupten Pohuwato. Pelaksanaan Upacara Kenegaraan untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 di wilayah barat Gorontalo dinilai menyisakan keluh kesah dari seluruh Desa dan panitia lokal Kecamatan Popayato serumpun.

Pasalnya, menurut salah satu Perangkat Desa yang namanya enggan disebutkan. Bahwa dari proses rekrutmen panitia lokal, retribusi undangan serta tidak adanya keadilan dari panitia lokal.

“ Panitia Lokal terkesan Amburadul. Mulai dari penetapan SK PANITIA LOKAL yg seolah olah menempatkan posisi kepala desa sebagai pekerja seperti kuli, belum lagi persoalan undangan peserta upacara. Masa undangan untuk kegiatan Resmi Negara dalam keadaan kosong atau tidak tertulis nama, ditambah Aparatur Pemerintah Desa dan stakholder seperti Anggota BPD, PKK,Pemangku Adat,Kader Kesehatan,Tutor PAUD dan PPKBD tidak diikutsertakan sebagai peserta upacara dengan dibuktikan tidak mendapatkan undangan padahal bisa dibilang mereka adalah bagian dr pahlawan desa yg melanjutkan perjuangan dan berhak merasakan hikmah kemerdekaan.” Ungkapnya

Dirinya pun menambahkan bahwa di waktu pelaksanaan lomba, banyak yang mengatakan bahwa diduga telah terjadi kecurangan dari panitia.

“ Pelaksanaan kegiatan Lomba seperti gerak jalan terkesan nepotisme karna sebagian peserta terlibat dalam tubuh panitia lomba. Peraih juara lomba seolah olah hanya dinilai dari tingginya tingkat sumbangsih para tokoh dan partisipatif desa dan instansi bukan dinilai dari kualitas peserta lomba.” Jelasnya

Harapan demi harapan agar lebih menjunjung tinggi sprotivitas kegiatan yaitu panitia lomba gerak jalan Murni dari pihak TNI,POLRI,SATPOL PP dan Keterlibatan Unsur Purna IPDN dan PASKIBRA

“ Pada kenyataannya tidak demikian. Hasilnya,penilaian lomba terkesan memihak dan bisa mencederai nilai nilai perayaan kemerdekaan apalagi kegiatan ini sudah naik level skala Kabupaten. Dan terbukti, secara Spontan dengan refleks Bupati dan Wabup serta beberapa jajaran OPD dan Camat juga bahkan Masyarakat yang turut menyaksikan lomba memuji secara langsung Peserta Tim gerak Jalan yang dinilai berkualitas tapi dinilai kurang bagus dimata Panitia Lokal.” Tegasnya 

Dirinya pun mengatakan bahwa kejadian tersebut bisa menyebabkan kekecewaan terhadap peserta lomba dan berimbas pada kesuksesan Upacara HUT PROKLAMASI RI 77 Kabupaten Pohuwato.

“ Terdapat hal-hal yang mengganjal akibat dari perlakuan para Oknum Panitia Lokal yg mengedepankan Ambisiusme kejuaraan, padahal giat ini merupakan sebuah selebarasi kebahagiaan menyambut dan merayakan HUT Kemerdekaan. Setidaknya Pak Bupati harus Tau atas kejadian yang mencoreng harapan beliau.” Tukasnya

Terakhir dirinya menambahkn bahwa selama persiapan terdapat sikap tidak transparansi atas anggaran yang dikelola oleh panitia ini HUT Kemerdekaan.

“Anggaran Panitia Lokal terkesan tidak transparan. Salah satu panitia mengeluh bahwa Panitia inti terkesan tidak adil selama melakukan persiapan lokasi kegiatan,mulai dari operasional kegiatan,penyediaan konsumsi dan lain-lain, padahal mereka sendiri menyaksikan bahwa salah satu perusahan mengantarkan uang tunai sebesar 15 juta dilokasi kegiatan dan diterima langsung oleh panitia.” Tutupnya (Bersambung Part II Special HUT Kemerdekaan RI Ke 77)

Penulis : Jhojo Rumampuk

 1,408 total views

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Kalau Bersih, Kenapa Risih !

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.