Baru Jalan 11 Bulan, Apa Benar Saipul – Suharsi Pecah Kongsi?

oleh -135 Dilihat

Faktanews.com, Pohuwato – Adanya Isu-isu yang beredar cukup kencang di media sosial dan diseputaran masyarakat akhir-akhir ini, terkait kabar pecah kongsi antara Bupati Syaipul Mbuinga dan Wabup Suharsi Igirisa pun dinilai cukup meresahkan.

Pasalnya, Pemerintahan yang baru 11 (Sebelas Bulan) berlangsung ini diisukan retak akibat ulah para pembisik dan juga polemik mutasi ASN beberapa bulan kemarin hingga kini menjadi buah bibir dilingkungan masyarakat, Pegawai hingga para politisi Kabupaten Pohuwato.

Hingga adanya isu pemberangkatan Bupati dan rombongan TAPD ke Sulawesi Utara untuk melakukan MOU namun tanpa didampingi Wakil Bupati karena Nama Suharsi Igirisa mendapat tudingan telah dicoret oleh Bupati Syaipul Mbuinga.

Terkait hal itu, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Marisa yang namanya enggan disebutkan kecamatan kepada Fakta News mengatakan bahwa dirinya mulai bingung dengan konsep Pemerintahan yang baru saja mendapatkan kepercayaan dari rakyat.

Dimana isu pecah kongsi ini sudah santer dikalangan masyarakat dan mulai dipertanyakan, apalagi jika dikaitkan dengan polemik mutasi ASN yang dilaksanakan akhir tahun 2021 ini menambah keraguan dirinya atas kepemimpinan paket SMS didalam mensejahterakan masyarakat.

“ Mereka (SMS) baru saja diberikan kepercayaan rakyat untuk memimpin daerah ini. Baru umur 11 bulan sudah ada isu pecah kongsi, padahal berita disejumlah media sesaat dilantik Bupati mengatakan bahwa paket SMS akan bertahan hingga akhir periode. Ini baru 11 bulan saya dengar sudah pecah kongsi akibat Bupati yang tidak lagi menggunakan wabupnya dalam beberapa kegiatan pemerintahan termasuk kebijakannya.Nah ini kan sangat meresahkan kami sebagai masyarakat kecil, apalagi dalam mutasi ASN yang konon katanya nama-nama pegawai yang diganti oleh Ibu Wabup pada detik-detik terakhir dan tanpa sepengetahuan Pak Bupati, kalau begini kami sebagai rakyat kecil jadi tambah ragu jika ini diteruskan,” Ujarnya.

Dirinya pun menambahkan bahwa sebagai masyarakat dirinya pun tidak menduga lahirnya isu pecah kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, sehingga dirinya berharap agar kedepan Bupayi Syaipul Mbuinga lebih memperlihatkan ketegasannya dalam pengambilan kebijakan dan tidak terlaku terpengaruh pada bisikan-bisikan yang dapat menjurus pada kesesatan.

“ Isu arogansi – arogansi yang terjadi belakangan inilah telah menjadi pemicu pecah kongsi. Apakah ini dikarenakan polemik internal mengenai pembagian kewenangan dalam kekuasaan atau terjadi akibat isu pembisik – pembisik?, ketegasan dalam pengambilan kebijakan Bupatilah yang menjadi entri point dalam masalah yang timbul dilingkungan Pemerintah Daerah,” Ungkap Pria yang juga sebagai pengusaha ini seraya menambahkan.

Jika isu tersebut memanglah sebuah kebenaran, tentu hal itu akan sangat berpengaruh pada pembangunan dan pelayanan publik. Bahkan apa yang menjadi Visi Misi Pasangan SMS ini akan buyar.

” jika hal itu (baca: Isu Pecah Kongsi) benar, maka saya sangat menyesalkan kondisi tersebut. Karena yang pasti ini akan sangat berpengaruh pada proses pemerintahan yang ada di daerah, baik proses pembangunannya maupun pelayanan publik. Dan saya berharap agar kiranya kondisi ini segera normal kembali agar kemudian publik tidak diresahkan,” Tutupnya.

Penulis: Jhojo

 1,535 total views

No More Posts Available.

No more pages to load.