SMS Pohuwato Dan Martabat Daerah Milik Siapa ?

oleh -145 Dilihat
Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga

Oleh : Jhojo Rumampuk

Faktanews.comKabupaten Pohuwato. Sejenak kita mereview kembali kejadian demi kejadian yang berada di Bumi Panua selama 2 Minggu terakhir, tulisan ini lahir sebagai sebuah kritikan konstruktif dikala harkat dan martabat Pemerintah Daerah sedang dilecehkan oleh sebuah ritel raksasa.

Kritik membangun ini ditujukan kepada sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan dirinya sebagai Pembela Ekonomi Daerah. Di samping itu, tulisan ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi Bupati Kabupaten Pohuwato terkait keberadaan Investor yang juga dikenal sebagai Perusahaan Ritel Raksasa yang akan masuk diwilayah Bumi Panua.

Terkait polemik pembangunan outlet milik Indomaret dibeberapa Kecamatan yang ada di Pohuwato yang diprakarsai oleh oknum-oknum terdekat Bupati tersebut, maka penulis pun memberikan masukan pada kita semua sebagai masyarakat Bumi Panua. Begitu juga tulisan ini  sekaligus kami tujukan kepada pejabat “Saipul A. Mbuinga” yang dalam hal ini sebagai Bupati Pohuwato.

Saat kita membuka dan membaca sebuah Kamus Besar Bahasa Idonesia (KBBI), kata Marwah memiliki pengertian antara lain adalah martabat, kehormatan, gengsi, kemuliaan, pangkat tinggi. Sedangkan secara istilah, marwah mengandung beberapa makna yaitu (1) Tumbuhan medis yang bearoma (2) Nama bukit di mekah. Kata marwah juga sering dijadikan sebagai nama dari anak perempuan dengan harapan bayi perempuan kita menjelma menjadi anak bayi perempuan yang cantik, indah dan berharga.

Kemudian apakah marwah dalam arti kehormatan, kemuliaan dan pangkat tinggi itu bisa di jaga oleh Pemerintah Daerah Pohuwato dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati dan seluruh perangkat Daerah.?

Dikala Secarik Kertas Hancurkan Marwah Daerah, Dimanakah Komitmen Bupati Saipul A. Mbuinga ?

Pada dasarnya, apabila menjaga marwah ditujukan kepada seorang pejabat daerah, maka itu tak lebih daripada membantu dan bekerjasama dengan pihak pemerintah agar program-program pembangunan dapat sejalan dengan kehendak rakyat dan berjalan dengan baik.

Namun kenyataan berbalik dari apa yang diharapkan. Saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato tengah diuji akan bagaimana ketegasannya dalam berfikir untuk melahirkan 1 regulasi kebijakan yang harus diambil.

Masuknya perusahaan ritel terbesar Indonesia di Bumi Panua saat ini membuat berbagai kalangan bingung, pasalnya banyak dugaan bahwa Pemerintah Daerah sendirilah yang memberikan sebuah ruang baru hingga pihak Indomaret berani dan bahkan secara brutal masuk tanpa adanya secarik kertas rekomendasi.

Apa yang salah dengan Pemerintah Daerah saat ini ?

Tentu semua harus dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah, sebab harga diri seorang Bupati sangat tergantung pada apakah dalam menjalankan pemerintahannya berlaku amanah atau tidak. Jika ia amanah dan tegas maka dengan sendirinya Bupati tersebut telah menjaga marwahnya sendiri. Sebab hanya pada kebijakannya sendiri, Bupati Pohuwato dapat menjaga kehormatannya sebagai seorang Khalifa dari sebuah Daerah.

Nah, Langkah Apa Yang Harus Diambil Oleh Bupati Kabupaten Pohuwato ?

Penulis menilai bahwa kualitas Pemerintah Daerah atas sebuah kebijakan yang ada di Pohuwato saat ini tengah berada di persimpangan jalan pasca Bumi Panua ditinggalkan oleh Syarif Mbuinga.

Namun Pemerintah Daerah saat ini pun tidak sendiri. Sebab banyak Daerah masih percaya dan beranggapan bahwa sebuah Daerah yang menjadi kiblat demokrasi, Kabupaten Pohuwato memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan persoalan atas investasi yang akan masuk di Bumi Panua.

Penulis pun berharap agar secepatnya Pemerintahan Saipul A. Mbuinga dan Suharsi Igirisa dapat segera menerbitkan produk Peraturan Bupati (Perbup) yang suatu saat nanti dapat menjadi sebuah dasar investasi yang baik masuk di Bumi Panua, apakah ditunda hingga 2024 atau diterima karena tuntutan kebutuhan dari masyarakat Pohuwato.

“Jangan Ragukan Komitmen Saya” adalah sebuah makna dari janji-janji kampanye Saipul A. Mbuinga dan Suharsi Igirisa kala berjuang memenangkan Pemilukada yang ada di Kabupaten Pohuwato 2020 silam, sehingganya penulis masih tetap yakin bahwa persoalan masuknya ritel Indomaret yang secara brutal dan diduga telah memalsukan dokumen perizinan dari Dinas Penanaman Modal, Sumber Daya Energi dan PTSP akan mendapatkan solusi.

 1,629 total views

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Kalau Bersih, Kenapa Risih !

No More Posts Available.

No more pages to load.