Kajari Kabgor Dinilai Tak Mampu Jaga Integritas Kejaksaan

oleh -92 Dilihat

Faktanews.com – Kabupaten Gorontalo. Terkait 2 Kasus dugaan Korupsi yang terjadi di PDAM, dan BUMD Gemilang yang beberapa bulan lalu dilaporkan oleh Aliansi Pemuda Daerah kini mulai dipertanyakan.

Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo hingga saat ini dinilai mandek dan belum memberikan informasi atas progres penanganan dugaan kasus yang saat ini ditangani oleh pihak Kejaksaan.

Dikutip dari Butota.id , Yosep Ismail menyampaikan bahwa pihaknya memberikan informasi perkara dugaan Tipikor yang ada ditubuh PDAM dan BUMD Gemilang kepada Pihak Kejari Kabupaten Gorontalo. Sehingga Yosep mempertanyakan kembali progres penanganan perkara yang diduga merugikan daerah itu.

” Jadi dibeberapa bulan kemarin kami aliansi Pemuda Daerah mendatangi kejari Kabgor dan memberikan informasi Dugaan Korupsi yang ada di Kabupaten Gorontalo yang menurut kami sampai dengan saat ini di duga belum terproses oleh sebab itu kami mempertanyakan eksistensi Kejaksaan dalam hal penanganan Kasus Dugaan Korupsi yang kami sampaikan pada beberapa bulan kemarin,” Ungkap Yosep, pada Jum’at (22/10).

Dikarenakan belum mendapatkan kabar atas laporan tersebut, berbagai asumsi liar dari Aliansi Pemuda Daerah terkait keberadaan integritas Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo.

“Sampai dengan saat ini kasus-kasus dugaan korupsi yang kami sampaikan belum mendapatkan kabar, artinya jangan sampai kita sebagai pemuda di kabupaten Gorontalo tidak percaya lagi terhadap citra Kejaksaan itu sendiri di dalam hal informasi Dugaan kasus yang di laporkan kemarin,” Sambung Yosep.

Yosep pun menambahkan bahwa dalam laporannya di Kejari Kabgor perlu untuk diseriusi. Sehingga publik tidak digantung atas penanganan perkara di Kabupaten Gorontalo.

“Contoh dugaan kasus yang kami informasikan di Kejari Kabgor. Yakni Dugaan kasus korupsi yang ada di PDAM, dan BUMD Gemilang, ini dugaan-dugaan yang menurut kami perlu diseriusi oleh kejaksaan. Kalau memang di dalam dugaan-dugaan kasus ini tidak terbukti, maka segera disampaikan ke khalayak umum artinya jangan sampai ini tidak mendapatkan kejelasan. Terus berganti pimpinan tetapi semua dugaan-dugaan kasus korupsi besar ada di Kejari Kabgor tidak terinformasi kepada kita sebagaimana prosesnya yang benar,” Tambah Yosep.

Bahkan, Yosep mengatakan bahwa Jika Kejari Kabgor membutuhkan data tambahan, dirinya siap untuk menambah data pada laporan awal.

” Apabila terjadi kendala-kendala dan membutuhkan data tambahan oleh kejaksaan maka tolong sampaikan kepada kami yang memberikan informasi, biar kita sebagai masyarakat Bisa membantu ketika ada hal-hal yang dibutuhkan, jangan sampai juga informasi ini sudah di ketahui oleh pihak Kejari Kabgor tetapi justru terkesan di diamkan. Maka dengan itu Kami pemuda Kabgor mempertanyakan jangan sampai justru kami tidak percaya lagi terhadap penanganan kasus yang ada di Kejari Kabgor, kalau Kepala Kejari Kabgor tidak mampu menangani dugaan kasus yang kami informasikan tolong angkat kaki dari bumi Lo Hulondhalo,” Tutup Yosep.

Kejari kabgor Armen Wijaya SH, saat dikonfirmasi via seluler menyampaikan bahwa pada perkara tersebut pihaknya tetap bekerja. Kata Armen, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan termasuk mengumpulkan data data yang berhubungan dengan laporan tersebut.

” Dugaan kasus yang di informasikan kepada kami itu kasusnya sementara dalam tahap penyelidikan dan kami membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data untuk masuk ketahap penyidikan,” Kata Armen.

“Kalau sudah masuk ketahap penyidikan tetap akan kami ekspos, dan jika ada informasi yang di ketahui oleh teman-teman tolong di sampaikan ke kami biar membantu mempercepat proses penyelidikan,” Singkat Armen.

 652 total views

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Kalau Bersih, Kenapa Risih !

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.