Petani di Pohuwato Rugi Ratusan Juta Akibat Irigasi yang tak Berfungsi

oleh -58 Dilihat
Foto Onal Dulohupa.id

Faktanews.com, Pohuwato – Petani yang berada di Desa Imbodu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato rugi hingga ratusan juta rupiah akibat pembangunan irigasi yang dinilai tidak maksimal alias tidak bermanfaat.

Hamparan lahan pertanian yang di tanamkan jagung tersebut mencapai hingga 300 hektar. Umar Ebu, salah satu petani yang terdampak yang mempunyai lahan seluas 3 hektar menjelaskan, gagal panen yang ia alami akibat air hujan yang menggenangi lahannya tak kunjung surut. Hal itu lantaran pembangunan irigasi yang dinilai menghambat jalur air.

“Iya, lahan saya itu gagal panen terus, apalagi kalau musim hujan, pasti tidak ada yang bisa diambil,” ujarnya, Rabu (30/9)

Lebih lanjut, Umar mengaku, sebelum ada pembangunan irigasi di sepanjang lahan milik warga itu, air yang menggenangi lahan warga tersebut cepat surut.

“Awalnya disini bagus, sebelum ada irigasi, dan dilahan saya yang 3ha itu, tidak pernah mengalami kegagalan, semenjak irigiasi dibangun, justru air tidak mengalir bagus, sampai lahan saya terendam,” kata Umar.

Akibatnya, benih jagung yang ditanami oleh Umar tumbuh tidak sesuai dengan harapan. “Pengaruh terendam air, jagung itu kerdil dan menguning, bahkan ada yang tidak tumbuh sama sekali,” keluhnya.

Bahkan, Umar juga mengaku, irigasi yang dinilai tidak ada fungsinya itu, sudah dijanjikan oleh Pemerintah Daerah akan memaksimalkan pengerjaannya. Akan tetapi, hingga saat ini menurutnya tidak ada penyelesaiannya.

Selain itu, ia juga mengaku sudah ada beberapa anggota dewan di Pohuwato yang sudah mengecek lokasi irigasi tersebut.

“Ini persoalan sudah kita bicarakan sejak bulan Februari tahun 2021 kemarin, bahkan sebelum pemilihan banyak janji-janji calon Bupati dan sekarang sudah jadi (Bupati), tapi hingga saat ini tidak ada realisasinya,” tandasnya.

Penulis: Surdin

No More Posts Available.

No more pages to load.