Batango Raja jadi Hak Kekayaan Intelektual Komunal Boalemo

oleh -170 Dilihat

Faktanews.com, Boalemo – Catatan Sejarah, Adat, dan Kebudayaan Boalemo kini dicatatkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (RI), Jumat (1/10/2021).

Adapun Kekayaannya Intelektual Komunal Boalemo yang telah memiliki hak antara lain: Batango Raja, Buku Sejarah Boalemo bertuliskan Arab Pegon, dan Peta Wilayah Kerajaan Boalemo.

Plt Bupati Boalemo, Anas Jusuf, menyampaikan bahwa tradisi adat dan budaya di Kabupaten Boalemo perlu untuk dicatat sebagai warisan sejarah Boalemo.

Kekayaan intelektual komunal
Surat pencatatan inventaris kekayaan intelektual komunal kabupaten Boalemo

” Kami sangat mengapresiasi upaya mencatatkan ritual adat dan kebudayaan Boalemo sebagai kekayaan intelektual daerah yang tidak dapat diklaim atau diakui milik daerah atau bangsa lain,” Ujar Anas.

Anas berharap, budaya di Boalemo terus terpelihara sebagai kearifan lokal yang dapat menunjang sektor pariwisata dan perekonomian di Kabupaten Boalemo.

” Harapan terbesar kami kiranya  budaya tradisional ini terus dapat dipelihara sebagai kearifan lokal Boalemo. Dan semoga bisa menunjang sektor pariwisata dan perekonomian melalui modifikasi brand yang bisa difokuskan pada ciri khas kabupaten Boalemo,” Tuturnya.

Selain itu, dia juga memberikan apresiasi terhadap organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang di pimpin langsung oleh Ibu Heldy Alam, dan Dinas Pariwisata Boalemo yang telah menggagas pencatatan peninggalan sejarah Boalemo.

” Terima kasih untuk organisasi DWP yang di pimpin ibu Heldy Alam, juga Dinas Pariwisata beserta jajarannya yang telah berpadu menggagas upaya pencatatan inventarisasi ritual dan sejarah Boalemo yang resmi menjadi kekayaan budaya tradisional Indonesia,” Imbuhnya.

Sementara itu, Heldy Alam Ketua DWP Boalemo, selaku pelopor pencatatan KIK, berterima kasih kepada Kemenkumham wilayah Gorontalo yang telah memfasilitasi usulan KIK sebagai ekspresi budaya.

” Hal ini penting untuk menjaga dan memberikan perlindungan terhadap kekayaan budaya khususnya di Kabupaten Boalemo,” Ungkapnya.

” Dengan diterbitkannya sertifikat KIK maka benda-benda tersebut sudah tercatat sebagai KIK milik Boalemo sehingga tidak ada yang akan mengambil alih atau menjadikan benda tersebut sebagai milik dari selain Boalemo,” Lanjutnya.

Dia juga menambahkan bahwa masih banyak benda-benda bersejarah di Boalemo yang bisa diusulkan untuk dicatatkan.

“Masih banyak benda bersejarah yang bisa diusulkan untuk dicatatkan, hanya saja perlu komitmen dan dukungan penuh terutama masalah data dan informasi terkait benda cagar budaya,” Tukasnya.

Editor: Fadli

No More Posts Available.

No more pages to load.