Aktivis Lingkungan Soroti Penangkapan Batu Hitam di Gorontalo

oleh -25 Dilihat

Faktanews.com, Gorontalo – Aktivis lingkungan Greenleaf Gorontalo, Anto Margarito, menyoroti penangkapan dua kontainer yang diduga berisi Batu Hitam oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas III Gorontalo.

Anto mengatakan, bahwa kegiatan pertambangan ilegal saat ini di Gorontalo, telah mengancam kelestarian lingkungan.

“Ini menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam
bencana banjir dan longsor yang terjadi setiap tahun menghantui masyarakat di sekitar lokasi kegiatan seakan tak mampu menyadarkan pemerintah setempat sebagai penanggung amanat undang-undang,” Jelas Anto, Minggu (12/9/2021).

Anto menjelaskan, bahwa hal ini juga karena lemahnya penegakan hukum oleh aparat dan kurangnya perhatian khusus dari pemerintah.

“Aparat penegak hukum yang diharapkan hadir untuk memberikan rasa aman dari teror bencana dan bisa meminimalisir kejahatan di bidang lingkungan belum bisa berbuat banyak. Kasus tambang di Kabupaten Pohuwato misalnya, selain telah merusak tatanan ekosistem, juga telah memakan korban dari penambang itu sendiri. Aliran sungai pun tak lepas dari pencemaran akibat pengolahan hasil tambang yang lalai dari pengawasan pihak terkait,” Ketus Anto.

Selain itu kata Anto, di Kabupaten Bone Bolango juga tambang ilegal telah beroperasi. Bahkan sampai menguntungkan kelompok-kelompok tertentu.

“Kini ancaman serupa muncul di Kabupaten Bone Bolango. Hasil tambang batu hitam, yang menjadi incaran para pengumpul dolar kini mulai terendus. Tertahannya dua kontainer yang diduga isinya adalah batu hitam hasil dari pertambangan Ilegal menguatkan dugaan, bahwa ada keterlibatan oknum tertentu dalam kasus ini. Dari proses eksplorasi dan produksi hingga penjualan semua terbungkus rapi. Mereka mengambil keuntungan besar dari hasil kegiatan ilegal tersebut tanpa menghitung dampaknya bagi kelestarian alam dan masyarakat sekitar,” Tuturnya.

Lebih lanjut, Anto mempertanyakan eksistensi Aparat Penegak Hukum (APH) di dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk kepentingan bersama melestarikan lingkungan.

“Kemana aparat penegak hukum?. Kenapa tidak ada pihak yang mau secara terbuka menjelaskan ini ke publik, ada apa?. Kalau kasus ini dibiarkan berlarut-larut, dan pihak-pihak terkait tidak mau terbuka soal kasus ini, maka ini menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam dan ancaman bagi sistem penegakan hukum yang ada di Provinsi Gorontalo,” Pungkasnya.

Editor: Fadli

No More Posts Available.

No more pages to load.