Peringati Harganas, 26 Desa di Pohuwato Akan Ikut Lomba Kampung KB

Faktanews.com, Pohuwato – Dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan di peringati pada 29 juni mendatang, 26 Desa yang ada di Kabupaten Pohuwato akan mengikuti lomba kampung KB tingkat Kabupaten Pohuwato.

Dalam technical meeting lomba kampung KB tersebut di buka langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, Kamis (10/6/2021) di Aula Baperlitbang.

Dihadapan Kepala Desa (Kades) dan kader Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Suharsi Igirisa, menyampaikan bagaimana peran Pemerintah Desa dalam membangkitkan semangat masyarakat untuk bisa ikut KB.

“Sukseskan program KB ini dan program-program terintegrasi lainnya untuk menunjang program kampung KB. Adapun program dimaksud meliputi program lansia, remaja, dan balita. Program kampung KB yang terintegrasi itu meliputi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, kebersihan dan penataan lingkungan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan presentase stunting dan lain-lain,” kata Suharsi dihadapan seluruh Kades yang merupakan perwakilan tiap-tiap Desa yang akan mengikuti lomba tersebut.

Suharsi menjelaskan, dalam kegiatan lomba itu nantinya akan menyentuh beberapa sektor. Misalnya, kampung KB itu bersih, lingkungannya bersih, ramah anak, dan ada tempat perkumpulan dari kelompok masyarakat yang memberikan pembinaan.

“Ya, program ini sangat bagus, terintegrasi, semuanya ada di desa. Mari disosialisasikan kepada masyarakat, program ini bukan membatasi kelahiran, tetapi mengatur kelahiran,” tandasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas P3AP2KB, Rusmiyati Pakaya menjelaskan bahwa kegiatan ini baru kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato.

Lomba kampung KB atau di bidang kami disebut lomba Kambungu Lo KB bertujuan mengangkat kearifan lokal dengan ciri khas, ornamen di masing-masing Desa.

“Kami sudah sosialisasikan kegiatan ini pada 2020 kemarin, dimana dalam rangka memeriahkan harganas 2021 akan diadakan lomba kampung KB. Program ni adalah media untuk mendorong kerjasama lebih erat antara tenaga KB ditingkat lapangan dengan pemerintah desa. Juga untuk lebih memberi ruang tentang adanya kampung KB. Kami ingin memberi warna bagi yang mau masuk ke kampung KB tersebut,” tambahnya.

Penulis: Surdin

Leave A Reply