Komisi II DPRD Pohuwato Kunjungi Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah

Faktanews.com, Pohuwato – Terkait dengan maraknya hasil pemanfaatan kayu yang dinilai merugikan Pemerintah Provinsi Gorontalo khususnya Kabupaten Pohuwato. Gabungan Komisi I dan II DPRD mengunjungi Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato Rizal Pasuma mengatakan mengungkapkan terima Kasih atas sumbangsih Dinas Kehutanan atas masyarakat dan Daerah kami khususnya di wilayah Kecamatan Popayato Cs.

Anggota DPRD Komisi II saat berdiskusi dengan kepala seksi dinas Pertanian Provinsi Sulawesi TengahTengahkantor

“Sebagai wakil Rakyat, kami mengucapkan terima kasih, pada dasarnya kami. Pertama ingin mengetahui bagaimana izin pemanfaatan kayu serta regulasi yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah,” Jelas Rizal.

Sama halnya dengan Wakil Ketua DPRD Pohuwato Idris Kadji, dimana Pohuwato pun sangat menyayangkan pasca diterbitkannya izin pemanfaatan kayu oleh Provinsi Sulawesi Tengah, Gorontalo Khususnya Kabupaten Pohuwato tidak menerima pajak dari hasil tersebut.

” Kami pun sebagai Pemerintah Daerah Pohuwato sangat menyayangkan dimana kami dari Gorontalo tidak pernah menerima Pajak dari Hasil Pemanfaatan Kayu yang dikelola oleh masyarakat,” Tegas Idris.

Menanggapi penjelasan tersebut. Kepala Seksi Pemanfaatan dan Penggunaan Kawasan Perhutanan Zulfiani memberikan apresiasi terhadap DPRD Pohuwato yang atas kunjungan yang bertujuan untuk kebersamaan dalam mengelola dan memanfaatkan hasil hutan.

” Kami memberikan Apresiasi kepada DPRD Kabupaten Pohuwato, kalau untuk pemanfaatan hutan mulai tahun 2017 kami melakukan kerja sama dengan 13 KPH, dan sudah dibagi untuk seluruh Sulawesi Tengah. Dengan adanya KPH kami pemerintah Daerah membuat Perda Pemanfaatan hutan antara lain Hutan Pemanfaatan Kayu,” Jelas Zulfiani seraya menambahkan.

Bahwa hasil tersebut dikelola oleh Dinas tehknis, Dan pihaknya pun memberikan sertifikat terhadap masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan kayu hasil hutan.

“Pemungutan hasil kayu kami sudah memberikan tugasnya kepada Dinas PTSP, kami juga memberikan sertifikat atas penggunaan kayu hasil kehutanan, nanti semua akan diinventarisir oleh Tenaga teknis yang dibagi 3 yakni Dinas Kehutanan, KPH serta Balai Pemanfaatan Hutan dan Kayu. Dimana izin tersebut hanya bisa digunakan pertahun,” Tutup Zulfani. (Tim Redaksi) 

Leave A Reply