Soal PETI Pohuwato, Diam Beroperasi Ribut Ditertibkan

Faktanews.com, Pohuwato – Pertambangan Tanpa Izin (Peti) di wilayah Pohuwato sepertinya masih terus beroperasi. Walaupun saat ini sudah dilakukan penertiban oleh pihak Kepolisian, namun tidak membuat efek jera kepada para pengusaha Tambang Ilegal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, terdapat 10 alat berat yang saat ini masih beroperasi di wilayah Pertambangan Ilegal tersebut.

Diantaranya, 7 alat berat (Ekskavator) sementara beroperasi di wilayah Alamotu, 1 alat di Ilota, dan 2 alat lagi beroperasi di wilayah Botudulanga, Kecamatan Buntulia.

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Reyendra saat diwawancarai oleh sejumlah awak media, Senin (29/3/2021), mengatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim untuk menelusuri alat berat yang masih beroperasi.

Tiga Alat Berat yang sudah diamankan Kepolisian (Foto : Fn12)

” Saat ini saya sudah turunkan anggota untuk menyelidiki adanya alat yang masih beroprasi di tiga wilayah pertambangan liar tersebut,” Ujarnya.

Menurutnya, pihak Polres Pohuwato sudah melakukan penindakan terhadap pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat.

” Sejauh ini Polres Pohuwato selalu bersikap tegas, dalam menindaki pekerjaan pertambangan liar yang mengunakan alat berat, maka dari itu kita sudah menempatkan anggota di setiap perbatasan guna mencegat alat berat yang akan masuk ke wilayah ini,” Tuturnya.

Kapolres Juga mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mengamankan 3 alat berat di Polres Pohuwato.

” Dalam operasi penertiban alat berat di pertambangan, Polres Pohuwato selalu bekerja sama dengan pihak Kehutanan dan Kodim 1314/Pohuwato untuk turun bersama guna menindaki dan mencegah alat berat yang beroprasi di atas,” Tukasnya. (Fn12)

Leave A Reply