Ketua DPRD Pohuwato Soroti Alat Berat Yang Masih Beroperasi Di Wilayah PETI

Faktanews.com, Pohuwato – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato, Nasir Giasi, angkat bicara terkait masih beroperasinya alat di Pertambangan Tanpa Izin (Peti), di wilayah Pohuwato.

” Untuk masalah Peti di Pohuwato, ini kita sudah bicarakan di kalangan Forkopimda, saya berharap jangan dulu ada alat-alat beroperasi,tapi ini harus di barengi dengan solusi,” Jelasnya.

Nasir meminta pihak kepolisian untuk segara menindak tegas alat yang masih beroperasi, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

” Apabila masih ada alat berat yang bekerja kami minta pihak kepolisian untuk menindak tegas atau mengambil langkah langkah agar ini tidak menimbulkan bias, dalam hal ini ada kecemburuan sosial. Jangan hanya satu pihak yang dilakukan penindakan sedangkan pihak yang lain tidak di lakukan penindakan,” Tuturnya.

Lebih lanjut kata dia, pihak Polda dan Polres Pohuwato sudah melakukan pelarangan terhadap alat yang masih beroperasi.

” Saya melihat sampai saat ini pihak Polda Gorontalo dan Polres Pohuwato sudah mengambil sikap melarang alat alat berat untuk bekerja di pertambangan liar tersebut,” Ujarnya.

Nasir juga menambahkan, pihak DPRD dan Pemerintah Pohuwato telah mengusulkan percepatan WPR dan IPR di Pohuwato.

” Kami juga sudah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Gorontalo agar mempercepat dan mendesak usulan realisasi terkait WPR dan IPR tersebut. Dan kita juga sudah mendapatkan informasi dari pihak Provinsi bahwa usulan ini sudah mendapat asesmen dari Kementerian, InsyaAllah saya dengan Komisi III akan mengunjungi Kementrian untuk mengecek sampai dimana proses terlaksananya usulan WPR dan IPR tersebut,” Tukasnya. (Fn12) 

Leave A Reply