Dinilai Lecehkan Media, Akun Facebook Alfian Biga Dilapor Ke Polda

Faktanews.com, Gorontalo – Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) Wilayah Gorontalo Jefry Rumampuk, laporkan akun sosal media Facebook Alfian Biga ke Polda Gorontalo, terkait komentarnya disalah satu postingan Facebook yang diduga melecehkan, menghina, serta mengancam media yang tidak memiliki kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo.

” Kami sudah melaporkan saudara Alfian Biga di Polda Gorontalo dalam hal ini di Unit Krimsus, terkait komentarnya di salah satu postingan Facebook kominfo Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya kita akan menunggu serta menghormati langka hukum yang akan dilakukan kepolisian,” Ujar Jefry, kepada sejumlah awak media, Selasa (16/3/2021).

Jefry mengatakan komentar pada postingan itu tidak jelas, sehingga menjurus kepada semua media yang tidak kerja sama dengan Pemda Kabupaten Gorontalo.

” Saya sebagai ketua Forwaka merasa bahwa ada sebuah pelecehan terhadap profesi wartawan dan penghinaan kepada media sekaligus pengancaman. Karena komentar tersebut menjurus kepada 3 hal tersebut yaitu penghinaan pelecehan dan pengancaman melalui media sosial facebook,” Tuturnya.

Dia mengatakan, berawal dari postingan akun Kominfo Kabupaten Gorontalo terkait rapat kerja sama media serta persiapan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

” Nah secara otomatis bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sangat menghina terhadap media massa yang tidak kerja sama dengan pemda Kabupaten Gorontalo. Apakah harus kerja sama dengan pemda baru disebut media massa?,” Ketusnya.

Lebih lanjut kata Jefry, media massa sangat berhubungan dengan khalayak banyak, artinya menjadi tupoksi untuk penyampaian atau perantara informasi kepada orang banyak orang. Tugasnya dilindungi oleh undang-undang No 40 sehingga jelas tupoksinya.

” Kan sangat jelas, tugas media adalah mengawal seluruh kinerja ataupun sosialisasi terkait kebijakan Pemda bukan kerja sama. Kalaupun ada yang kerja sama dengan Pemda itu tidak jadi soal karena itu kebijakan masing-masing perusahan media, dan itu akan jadi berbeda jika ada media yang tidak kerja sama dengan pemda kemudian disinggung dengan kalimat-kalimat seperti itu. Itu yang tidak bagus,” Tukasnya. (Fn12)

Leave A Reply