Terkait Pelanggaran Prokes, Ketua APRI dan Humas Polda Beda Jawaban

Faktanews.com – Gorontalo. Menanggapi pemberitaan sebelumnya, ( baca : https://faktanews.com/2021/02/23/ketua-apri-kebal-hukum-atau-polda-gorontalo-yang-lemah/ ), Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Cahyono membantah selama ini pihaknya hanya diam terkait pelanggaran prokes yang dilakukan oleh Ketua AMARAH Kabupaten Pohuwato.

Saat diwawancarai via whatsapp, Wahyu mengatakan bahwa progres perkara tersebut masih dalam tahap lidik dan saat ini pihaknya sementara menunggu keterangan saksi ahli sebelum masih dalam tahap berikutnya.

” Masalah tersebut masih dalam tahap lidik, beberapa pihak sudah dilakukan klarifikasi baik dari  para pejabat di Polres pohuwato, maupun para korlap unras, saat ini penyidik masih membuat surat ke satgas covid dan juga surat keterangan ahli dari dinas kesehatan propinsi dan untuk selanjutnya  akan dilakukan gelar perkara ” Jelas Wahyu.

Namun berbeda dengan Ketua AMARAH yang juga menjabat sebagai Ketua APRI Kabupaten Pohuwato. Limonu Hippy menjelaskan didalam Grup Whatsapp Forum Diskusi Pohuwato bahwa dirinya saat itu hanya diberi teguran oleh pihak Polda Gorontalo atas kejadian Demo dengan massa aksi yang mencapai1500 orang tersebut.

” Kalau pelanggaran prokes itu sudah selesai hanya dengan teguran, kenapa hanya aksi AMARAH yang dipersoalkan oleh mereka-mereka tersebut.” Jelas Limonu

Limonu Hippy pun membenarkan bahwa dirinya dan beberapa rekannya sudah diperiksa, hingga dirinya mempertanyakan ketidakpuasaan beberapa orang aktivis yang mempersoalkan persoalan Prokes.

” Kami pun sudah melalui pemeriksaan, kalau pelanggaran prokes itu deklarasi itu hanya selesai dengan pemeriksaan dan teguran,  maka kami pun sudah diperlakukan sama. Tapi kenapa hanya aksi sama yang selalu dipersoalkan oleh mereka-mereka yang tersebut dalam media itu. Miriskan, atau kalau mereka tidak puas ,  ayo kita diskusi dan tatap muka langsung. ” Tegas Limonu. (FN01)

 373 total views

Leave A Reply