Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Bangun Sinergitas, Pimpinan TNI Malteng Ngopi Bareng Bersama Pers

Faktanews.com – Maluku Tengah, Dalam rangka membangun hubungan sinergitas dan menjaga tali silaturahmi antara Satuan TNI bersama Insan Pers di Maluku Tengah (Malteng), Pimpinan TNI di Malteng masing-masing Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) 731/ Kabaresi Letkol Inf Yoyok Wahyudi S.I.P. M.Han, DanBrigif 27/Nusa Ina Kolonel Inf Agus Widianto, Dandenpom Letkol Cpm Loduwyk Malau, ngobrol dan ngopi bareng di halaman Markas Komando Yonif 731/Kabaresi, Rabu (13/1/2021).

“Kami berterimakasih kepada rekan-rekan pers di Malteng yang dapat hadir dalam kegiatan duduk bareng dan ini kebanggaan, dengan harapan bisa bersinergi dalam melaksanakan tugas masing-masing. Harapan kami,  rekan-rekan pers dapat membantu dalam mempublikasi berbagai kegiatan dan prestasi yang sudah diperoleh satuan Yonif 732/Kabaresi,” Ungkap Danyonif 731/Kabaresi, Letkol Inf Yoyok Wahyudi S.I.P. M.Han, dalam sambutanya.

Saat ini kata Danyon Yoyok,  prajurit Kabaresi sangat bangga karena dipercayakan oleh satuan atas untuk diberangkatkan menjadi duta menjalankan tugas negara menjaga keamanan di Libanon.

“Ini memberikan aroma segar bagi seluruh prajurit Kabaresi, tetap tegar, semangat, menjalankan tugas sebagai abdi negara yang tangguh untuk mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ” Tuturnya.

Menurutnya,  Yonif 731/Kabaresi ditunjuk untuk tugas kemanan di Libanon, adalah sejarah baru pertama kali Batalyon Infantri di Indonesia bagian Timur yang diberangkatkan penugasan ke luar negeri.

“Ini satu kebanggaan dan tidak gampang,  melalui penilaian atas prestasi dalam setiap penugasan dan ini hasilnya karena Kabaresi sukses dalam setiap penugasan yang diberikan pimpinan. Nantinya di bulan Desember 202, sebanyak 900 parajurit Yonif 731/Kabaresi sudah diberangkatkan ke Libanon, sementara dalam persiapan, ” Ucapnya.

Sementara itu Dandenpom Letkol CPM Loduwyk Malau, sangat menyambut baik kegitan kumpul wartawan.  Sebab, selain TNI garda terdepan Negara untuk menjaga keutuhan negara,  wartawan juga adalah salah satu garda terdepan demokrasi untuk memberitakan kepada publik apa yang dilalukan negara.

“Sebagai pejabat, jangan takut dengan wartawan atau menjauhi karena diberitakan namun harus dirangkul sehingga wartawan dapat memberitakan kepada publik yang profesional dan berimbang.  Negara ini akan hancur jika wartawan memberitakan sesuatu yang tidak benar bagi masyarakat, sehingga kehadiran wartawan yang profesional sangat dibutuhkan dan ini harus dijaga,” Imbuhnya.

Dirinya berharap agar sinergitas TNI dan wartawan tetap terjaga sehingga kegiatan TNI di lapangan dapat terpublikasi dengan baik dan profesional.

“Meski dengan kekurangan kami Denpom akan merangkul rekan-rekan wartawan untuk bersama mengunjungi setiap pos penugasan TNI yang ada di Maluku. Dan apa yang ada dan terjadi di setiap pos penugasan,  wartawan beritakan sesuai apa yang dilihat dan jangan ditambah atau dikurangi harus profesional, ” pintanya. (Fn/Uc)

 54 total views

Facebook Comments