Miris! Gaji Belum Dibayar, Penggali Tanah Pada Pekerjaan PJU-TS Boalemo Mengeluh

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo. Pekerja penggali tanah pada proyek Peningkatan Kenyamanan Dan Keasrian Lingkungan (PJU-TS) di Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Boalemo keluhkan gaji mereka yang belum juga dibayarkan.

Kepada media ini, salah satu masyarakat Tabulo Kecamatan Mananggu menjelaskan bahwa dalam penggalian tanah tersebut, mereka dijanjikan upah sebesar 100 ribu per lubang dan ada 10 lubang disetiap desa.

Namun, hingga selesai pekerjaan pelubangan tanah, mereka belum menerima upah sepeser pun. Bahkan hal ini bukan hanya terjadi di Desa Tabulo, melainkan di Desa Tabulo Selatan dan Desa Keramat.

“Kami telah mempertanyakan hal ini. Namun jawaban mereka pekerjaan belum selesai. Padahal, jika dilihat lampu-lampu tersebut sekarang sudah mulai menyala,” jelasnya.

Olehnya, dalam waktu dekat ini dirinya mengancam akan melakukan demonstrasi di Dinas Lingkungan Hidup Boalemo apabila upah mereka belum juga dibayarkan.

“Jika upah kami belum juga dibayarkan, maka kami akan berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup Boalemo guna mempertanyakan upah kami,” tegasnya.

Hal ini pun mendapat kecaman dari Pemuda Kabupaten Boalemo, Nanang Syawal. Dirinya mempertanyakan fungsi pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Boalemo yang terkesan lalai.

“Dinas Lingkungan Hidup harusnya berperan aktif dalam pengawasan pekerjaan ini. Kalau hanya hal-hal seperti pembayaran upah tak dapat mereka awasi, bagaimana dengan pekerjaan PJU sendiri. Apalagi, besok akan habis masa kontrak dan saya melihat masih banyak tiang-tiang yang belum terpasang lampu,” ungkap Nanang geram.

Hingga berita diterbitkan, kami masih berusaha mengonfirmasi hal ini kepada pihak perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup Boalemo. (FN/MS)

 666 total views

Leave A Reply