Pendapatannya Menurun, Abang Bentor Keluhkan Padamnya Lampu Tower Pakaya

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, Padamnya lampu Tower Pakaya (Menara Limboto) beberapa pekan terakhir ini, berimbas pada pendapatan ojek bentor yang berada disekitar Tower Pakaya.

Hal tersebut dikeluhkan Roman, salah satu abang bentor yang sering mangkal disekitaran Tower Pakaya saat di temui oleh wartawan Fakta News, Senin, (2/11/2020).

” Kalau dulu saat lampu menara masih menyala, kami abang bentor dengan pedagang lainnya alhamdulillah banyak pemasukan bu, tapi sekarang pemasukkan kami sangat berkurang karena pengunjungnya juga kurang. Penyebabnya ya karena lampu menara sudah tidak menyala,” Keluhnya.

Ditempat yang sama, Iswan juga mengungkapkan keluhannya bahwa sejak lampu Tower Pakaya dipadamkan, pendapatannya juga ikut menurun.

Para abang bentor yang sering mangkal dibawah Tower Pakaya (Foto.Vr)

“Iya sangat berbeda pemasukannya, kalau banyak yang berkunjung di area menara pemasukan kami bisa sampai seratus ribu lebih, tapi sekarang pemasukan kami hanya di bawah lima puluh ribu.” Jelas Iswan.

Dia berharap lampu Tower Pakaya kembali dinyalakan untuk menarik lagi pengunjung yang datang.

“Kami minta agar lampu menara kembali dinyalakan walau hanya setiap malam kamis dan malam minggu, kami berharap pemerintah bisa menangani hal ini dan memperhatikan kami yang hanya rakyat kecil yang pendapatannya hanya untuk biaya makan sehari-hari. Pendapatan kami tidak sama dengan pemerintah dan para pejabat lainnya, maka kami meminta kepada pemerintah daerah agar memperhatikan lagi rakyatnya,” pungkas Iswan.

Sementara itu, Prof Sarson Pomalato selaku tokoh masyarakat Talaga, juga ikut berkomentar soal padamnya lampu Tower Pakaya tersebut.

Dia menyampaikan bahwa Tower Pakaya yang dibangun oleh bapak Ahmad Pakaya dijadikan sebagai ikon Kabupaten Gorontalo. Sarson mengatakan, bahwa di samping menjadi ikon Kabupaten Gorontalo, Rachmad Gobel memperindah Tower Pakaya tersebut untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Gorontalo.

” Sebagai orang Talaga Asli yang saya tau Tower Pakaya itu dibangun oleh pak Ahmad Pakaya, dipakai oleh pemda Kab Gorontalo dalam berbagai kegiatan, diperindah dengan lampu lampu seperti menara Eiffel oleh pak Rahmat Gobel dan dinikmati oleh masyarakat Gorontalo serta jadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara. Sayangnya lampu lampu mulai banyak yang redup,” Tukasnya. (Fn/Vr)

 472 total views

Leave A Reply