Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

LP-KPK Soroti Tambang Liar Di Suwawa, Pemda Dan DPRD Dinilai Tutup Mata

Faktanews.com (Daerah) – Bone Bolango, Masalah kerusakan lingkungan hidup di Kabupaten Bone Bolango sepertinya tak kunjung selesai. Pasalnya, pertambangan liar yang berada di hutan lindung Bone Bolango semakin berdampak terhadap masyarakat.

Selain itu, dampak dari pertambangan liat tersebut, menyebabkan meluapnya Sungai Bone yang saat hujan, dan limbah pertambangan yang masuk ke lahan persawahan warga yang menyebabkan gagal panen.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Bone Bolango, Dewa Diko meminta Pemerintah Daerah dan DPRD Bone Bolango untuk segara menindak lanjuti aktifitas pertambangan liar yang telah meresahkan warga dengan membentuk tim Pansus.

” Kami minta kepada Pemda Bone Bolango dan DPRD untuk sesegera mungkin menutup tambang Ilegal di Suwawa yang dianggap Ilegal, karena tambang Suwawa sudah bukan lagi tambang tradisional pada umumnya yang diduga sudah memakai alat-alat canggih seperti Mercury (Sianida) berbahan Kimia,” Ujarnya.

Dewa juga menambahkan, perkara tangkap tangan OTT Forum Penambang pada tanggal 4 Maret 2020 lalu hingga saat ini tak ada penyelesaian.

” Berawal dari perkara tangkap tangan (OTT Forum Penambang) pada tanggal 04 maret 2020 yang sudah sekitar 6 bulan belum ada penyelesaian serta kejelasan hukumnya, pada saat penangkapan tersebut didapati barang bukti uang sejumlah Rp.6.132.500 yang disertai dengan nama ojek penambang, serta pengusaha tambang yang belum menyelesaikan kewajiban untuk melunasi buku catatan hutangnya kemudian ditambah dengan 4 orang warga yang sempat diamankan waktu itu,” Tuturnya.

Menurutnya, dalam penegakan hukum tersebut barang bukti sudah cukup.

” Kasus tersebut sudah memenuhi unsur, apakah kasus ini dibiarkan begitu saja atau bagaimana, atau memang pihak penegak hukum tidak mampu menekan supermasi hukum di Bone Bolango yang nyata sudah jelas melanggar hukum,” Ungkapnya.

” Saya berharap peran serta Pemerintah dalam membentuk Tim Terpadu yang melibatkan pihak terkait lainya dalam hal ini TNI – Polri untuk menyelesaikan permasalahan tambang di Bone Bolango, ” Pungkas Dewa. (Fn12)

 872 total views

Facebook Comments