Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Seorang Warga Di Kecamatan Tehoru Gantung Diri

Faktanews.com – Kabupaten Maluku Tengah, Seorang warga RT 01 Negri Haya, Kecamatan Tehoru, bunuh diri diduga depresi akibat ditinggal istri, Minggu, (18/10/2020).

Korban ditemukan ayah dan adik korban pada pukul 22.30 Wit, dalam keadaan tergantung didalam kamarnya yang ditemani anak perempuan semata wayang berusia 4 tahun.

Dari Informasi yang dihimpun Fakta News, dari beberapa warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menyebutkan bahwa,  sebelum malam kejadian itu,  ayah korban, ibu dan adiknya sedang gugur cengkeh  di rumah tetangga.

“Setelah selesai gugur cengkeh, ayah dan keluarganya kembali ke rumah,  karena malam itu lampu padam ayahnya menyuruh adiknya untuk nyalakan lampu pelita ke kamar korban.  Karena kamar korban terkunci,  adiknya naik ke bagian atas pintu kamar dan kaget melihat korban sudah tergantung dengan tali, kemudian ayah korban dobrak pintu dan menemuka. Korban sementara anaknya ada di lantai melihat ayahnya tergantung.” Jelas beberapa warga di lokasi kejadian.

Setalah kejadian itu, warga melaporkan kepihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tehoru dan kemudian anggota Polsek langsung turun ke TKP dan memasang garis polisi.

Kapolsek Tehoru  IPTU.  RAHMUDIN PADJA saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Dirinya membenarkan kejadian tersebut dan sudah dalam penanganan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

“Benar pada hari Minggu, 18 Oktober 2020 pukul 22.30 Wit, bertempat di RT. 01 Negeri Haya Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah telah terjadi Peristiwa Bunuh Diri dengan cara menggantungkan diri menggunakan tali nilon oleh korban RS umur 28 tahun, ” jelasnya.

Menurutnya,  kronologis kejadian pada malam itu korban berada di dalam kamar bersama dengan anaknya NS. Kemudian adik korban ABDUL MUTHALIB MARASABESSY dan  RISKY ADITYA SAMALO masuk ke dalam kamar untuk tidur namun diusir oleh korban dan disuruh keluar dari dalam rumah.

” Pada saat itu juga kedua adik korban langsung pergi keluar rumah dan menuju ke rumah keluarga untuk memetik buah cengkeh. Selanjutnya pada pukul 22.30 Wit, kedua adik korban kembali ke rumah dan langsung menuju ke dalam kamar korban namun pintu kamar dalam keadaan terkunci dan adik korban memanggil korban tetapi tidak dijawab.”

” Khawatir akan terjadinya sesuatu, kedua adik korban pergi memanggil ayah korban yang sedang memetik buah cengkeh di keluarga. Kemudian sesampainya di dalam rumah ayah korban memanggil korban dan mengetuk pintu tetapi tidak ada suara balasan di dalam kamar. Selanjutnya ayah korban menyuruh adiknya ABDUL MUTHALIB MARASABESSY mengambil kursi untuk melihat keberadaan korban di dalam kamar, ketika melihat ke dalam ventilasi kamar korban sudah dalam keadaaan tergantung dengan menggunakan tali nilon yang diikat pada balok kayu rumah. Sedangkan posisi anak korban duduk di atas lantai sambil memperhatikan korban. Selanjutnya ayah korban bersama kedua adik korban membuka paksa pintu kamar dan melihat keadaan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Dari lokasi kejadian fakta-fakta  yang ditemukan di TKP adalah Korban menggantungkan diri dengan menggunakan tali nilon warna biru dengan panjang sekitar 1 meter. Jarak kaki korban dengan lantai sekitar 30 Cm. Jarak tali terikat dengan posisi kepala korban sekitar 70 Cm. Dan air liur keluar dari mulut dan penis korban mengeluarkan cairan.

Menurut pengakuan dari keluarga korban kata Kapolsek, bahwa korban saat merantau di Fak-Fak, sempat mencoba membunuh diri namun gagal dan ini dilakukan karena korban depresi.

“Sebelumnya korban sempat mencoba Bunuh Diri di Fak-fak Provinsi Papua Barat namun diketahui oleh pihak keluarga sehingga tidak berhasil. Ini karena korban mengalami depresi akibat istrinya telah menikah dengan pria lain.” tegas Padja

Atas kejadian tersebut lanjut Padja, dari pihak keluarga korban telah ikhlas menerima kematian korban sehingga kasusnya tidak dilanjutkan. “Karena keluarga korban telah ikhlas menerima sehingga tidak akan mengautopsi jenazah korban, langsung diserahkan kepihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” ucapnya.  (Fn/Uc)

 92 total views

Facebook Comments