Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Berhasil Lakukan Edukasi, 117 Relawan Young Volunteer Pohuwato Tuai Pujian

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Memasuki hari ketiga pelaksanaan edukasi pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pohuwato, rupanya menuai respon dari masyarakat. Aksi relawan yang tergabung dalam Gerakan Young Volunteer ini terdiri dari 117 relawan yang diluncurkan oleh Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga.

Azhar Baidu salah satu Koordinator Young Volunteer Kecamatan Duhiadaa mengakui jika timnya mendapat respon tegas dari masyarakat.

Diceritakanya, salah satu masyarakat Desa Buntulia Selatan yang dijumpai saat itu meminta agar pemerintah melakukan inspeksi dadakan terkait penggunaan masker.

“Kalau boleh disidak dan ditindak tegas saja agar menimbulkan efek jera kepada pelanggar,” Ujar Azhar sembari meniru ucapan salah satu masyarakat yang mereka jumpai.

Berbeda dengan Kecamatan Paguat, pada saat melakukan sosialisasi, tim yang dikoordinir oleh Rizky Djauhari tersebut, mendapatkan pengawalan dari anggota Polsek dan Koramil paguat.

Olehnya, saat melihat tim sosialisasi yang beberapa anggotanya berseragam Polisi dan Tentara membuat masyarakat sedikit panik dan segera memakai masker.

“Masyarakat Paguat yang kami temui di Pasar sebagian besar tidak menggunakan masker, mereka punya masker namun disimpan dalam kantong masing-masing, mereka mungkin belum terbiasa menggunakan masker,” jelas Rizky.

Sementara itu, Bupati Pohuwato H. Syarif Mbuinga saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa pelibatan unsur anak muda pada penanganan Covid-19 di Pohuwato adalah salah satu strategi pemerintah untuk lebih mengefektif dan mengevisienkan Gerakan edukasi pencegahan Covid-19.

Terkait dengan aspirasi masyarakat yang berharap agar pelanggar diberikan sanksi tegas, Syarif menjawab jika dirinya akan segera berkoordinasi dengan forkopimda serta lembaga pemerintahan terkait untuk menindaki para pelanggar.

“Sebelum ditindaki, kami pemerintah pastikan akan ada teguran halus dulu kepada yang pelanggar, aturan yang dibuat memiliki tahapan sosialisasi terlebih dahulu, jika terus melanggar maka tentu akan ditindaki sesuai aturan yang berlaku,” Pungkas Syarif. (FN07)

Facebook Comments