Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Wabup Malteng Tegaskan Konsultasi Publik Sebagai Wadah Komunikasi

Faktanews.com – kabupaten Maluku Tengah, Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Marlatu L. Leleury, SE., tegaskan pelaksanaan konsultasi publik tingkat kabupaten untuk kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Lease dan kawasan konservasi perairan Pulau Ay-Rhun sebagai wadah komunikasi dan koordinasi berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Malteng.

“Rapat ini sebagai wadah komunikasi dan koordinasi guna menunjang penyempurnaan rencana pengelolaan dan zonasi Kawasan Konservasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil secara terpadu dan berkelanjutan.” Tegas Leleury.

“Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 01 tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, pasal 1 ayat 14. Implementasi rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil menjadi sangat penting dan harus menjadi perhatian serius pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan yang didukung oleh program-program sektoral, baik yang diselenggarakan oleh pemeritahan pusat, pemerintah daerah dan masyarakat termasuk dunia usaha,” Tambahnya.

Menurutnya, upaya penataan ruang pada kawasan pesisir dan Pulau-pulau kecil mutlak dilakukan karena mengandung potensi sumberdaya alam yang sangat berlimpah, jika dikelola sesuai dengan peruntukkan dan daya dukungnya.

Selain itu, rencana zonasi dapat pula mengoptimalkan pemanfaatan potensi-potensi sumberdaya alam yang belum dimanfaatkan secara baik terutama yang berada di pulau-pulau kecil. Sehingga pada akhirnya potensi sumberdaya alam dapat berkelanjutan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap nantinya saudara-saudara dapat mendiskusikan berbagai hal dan informasi penting serta memberikan masukan terhadap target pengelolaan Kawasan Konservasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagai wujud komitmen dari para pemangku kepentingan tingkat Kabupaten Maluku Tengah,” harapnya. (Fn/Uc)

 45 total views

Facebook Comments