Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Di Tuding Nepotisme, Koordinator Tim Hidayat-Bartho : Itu Fitnah Dan Mengada-Ada

Faktanews.com (Politik) – Sulawesi Tengah, Koordinator Tim Kampanye HEBAT (Hidayat – Bartho), Ivan Yuntji Sunuh, akhirnya angkat bicara soal kampanye hitam (black campaign) yang kerap menyerang pihak HEBAT.

Menurutnya, para oknum lawan politik mulai panik ketika elektabilitas HEBAT kian melonjak. Sehingga kata dia, mereka menggunakan kampanye hitam (black campaign) untuk menjatuhkan pasangan HEBAT.

“Ini karena kepanikan tingkat dewa sehingga yang dilakukan adalah black campaign. Semakin mendekati pilkada, lawan-lawan politik pasangan HEBAT menggunakan jurus mabuk. Soal efektif apa tidak, yang penting mereka menyerang dengan segala cara,” ungkap Ivan, Senin, (14/09/2020).

Politikus Partai Gerindra itu, sangat menyayangkan kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu tersebut. Padahal kata Ivan, Undang-Undang melarang keras penggunaan kampanye hitam dalam Pilkada.

“Cukup disayangkan kalau kampanye hitam dilakukan hanya karena kekuasaan. Undang-undang sangat melarang keras, dan tentu harus ada tindakan karena sangat merugikan. Isi black campaign ini bagi masyarakat tidak perlu ditanggapi, ini murni fitnah dan terlalu mengada-ada,” tuturnya.

‎lebih lanjut, Dia mengatakan meme NEPOTISME yang disebar oleh oknum-oknum lawan politik di media sosial (medsos) itu, tidak sesuai fakta.

“Pribadi mereka tidak serta merta diangkat menjadi ini atau itu, tapi memang sebelumnya mereka sudah melewati tahap syarat (ujian) untuk berada pada posisi tersebut. Pribadi mereka memang disiplin, berintelektual, taat ibadah, dan lain sebagainya. Jadi sudah teruji, intinya sudah sesuai mekanisme,” Ujarnya.

Dia berharap, semoga oknum-oknum (lawan politik) yang ingin menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan pihak HEBAT tersebut, akan segera sadar. Sehingga kata dia, Pilkada tahun ini, baik dari tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan, khususnya Daerah kita Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). (Fn/Nr)

 347 total views

Facebook Comments