Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Di Tuding Pencitraan, Nilam : Tidak Ada Urusan Pencitraan Dalam Kerja-Kerja Kedewanan

Faktanews.com – Sulawesi Tengah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Nilam Sari Lawira bantah tudingan terhadap dirinya yang hanya melakukan pencitraan.

Nilam mengatakan, fungsi lembaga legislatif adalah menyepakati usulan eksekutif berdasarkan pertimbangan aspirasi dan skala prioritas.

“ Dalam pembahasan KUA PPAS, DPRD dan Eksekutif sama-sama menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Eksekutif menyodorkan program kita menyepakati, tentu dengan berbagai pertimbangan aspirasi dan kondisi hari ini,” Jelas Nilam, Rabu, (2/9/2020).

Menurutnya, pembahasan KUA PPAS itu harus mencerminkan prinsip demokratis, mempertimbangkan aspirasi, skala prioritas dan kondisi terkini daerah yang sedang menghadapi dua dimensi krisis, yakni pasca bencana dan wabah Covid-19.

“ Kita berdiri sesuai fungsi kedewanan menjalankan aspirasi, memihak agenda kerakyatan tentu dengan segala pertimbangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nilam mengungkapkan bahwa DPRD tidak mungkin menyetujui usulan program pembangunan gedung yang tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat Sulteng saat ini.

“ Masa kita menyetujui usulan pembangunan gedung sementara warga butuh sabuk pengaman sosial dan program yang sifatnya menghadapi krisis. Kalau usulan eksekutif memihak kondisi masyarakat tentu kita akan sepakati. Tapi kalau program yang diusulkan tidak relevan dengan kondisi hari ini, tentu harus kita kritisi,” tuturnya.

Dia menambahkan bahwa apa di lakukan saat ini masih dalam koridor normal sesuai dengan fungsi legislatif.

“Tidak ada urusan pencitraan dalam kerja-kerja kedewanan. Ini normal dan konstitusional. Eksekutif harus open minded agar bisa menerima masukan, jangan terkesan anti kritik,” pungkasnya. (Fn/Nr)

 2,379 total views

Facebook Comments