Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Peternak Di Kabgor Mengeluh Ke RG, Tak Dapat Perhatian Dari Pemda

Faktanews.com – Provinsi Gorontalo, Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel, melalui staf Khususnya Charles Budi Doku tinjau langsung Peternakan Sapi Limosin di Kecamatan Limboto, kabupaten Gorontalo, Jumat, (28/8/2020).

Saat di wawancarai Media Fakta News di lapangan, Charles mengatakan, pertumbuhan ekonomi Gorontalo lebih tinggi dari Pertumbuhan ekonomi Nasional. Namun tidak berbanding dengan angka masyarakat miskin di Gorontalo yang masih bertahan di urutan ke 5 sebagai daerah masyarakat termiskin di Indonesia.

” Penyebabnya adalah angka gini ratio yang juga tinggi, apalagi dalam kondisi Covid seperti ini. Kita tahu Indonesia saat ini mengimpor sapi dari New Zealen mencapai 600.000 ekor. Peternak lokal seperti Ini yang harus kita bantu, apalagi infrastruktur sudah terbentuk sejak zaman Fadel Muhammad, kendalanya saat itu ada kebijakan tidak dibolehkannya untuk ekspor,” Jelas Charles.

Dia juga menyampaikan, bahwa saat ini wakil Ketua DPR RI Rachmad Gobel bersama anggota DPR RI sementara membahas Undang-undang tentang Omnibus Law.

” Permasalahan mereka peternak selain modal, tentunya kebijakan pemerintah dalam masalah import yang mereka butuh. Karena banyak juga barang impor yang lebih murah masuk, ini yang akan dikunci di dalam UU Omnibus Law nanti,” Lanjutnya.

“Bagi pengusaha ini intinya mereka membutuhkan pasar, mereka membutuhkan kebijakan Pemerintah dalam hal ini Eksekutif, legislatif, dan Yudikatif. Kemarin Jokowi bicara Yudikatif jangan banyak menghambat para pengusaha,” Tambahnya.

Selain itu, Charles menegaskan, ada suntikan dana pertama dari Rachmad Gobel bagi para pelaku usaha.

” Kami juga kemarin sudah mengusulkan ke Menteri Koperasi, Alhamdulillah dalam waktu dekat ini sudah akan cair dananya. Insya Allah kita akan bantu, yang penting ada pasarnya,” Pungkasnya.

Sementara itu, Lukman Rajak selaku pemilik peternak sapi limosin mengungkapkan, promotor penggemukan sapi limosin seperti dia, mengalami kesulitan modal, apalagi ditengah pandemi covid-19.

“Pada tahun 2019 sampai 2020 Sebelum pandemi covid ini perkembangannya memang luar biasa, namun saat ini memang sangat kekurangan dalam hal pendanaan,” Keluhnya.

Lebih lanjut, kata Lukman, dirinya pernah membuat permohonan bantuan terhadap pemerintah kabupaten Gorontalo. Namun kata dia, hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Saya sudah memasukkan proposal pak, tapi sampai saat ini tidak ada. Hanya janji-janji saja yang banyak. Makanya saya memutuskan menemui Staf Khusus Rustam Akili untuk dipertemukan dengan bapak Rachmad Gobel. Alhamdulillah hari ini, bapak Rachmad Gobel merespon dengan baik. Terbukti, hari ini timnya turun langsung meninjau peternakan kami,” Tukasnya. (Fn12)

 2,282 total views

Facebook Comments