Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Proyek Jalan Tak Selesai, Anak-Anak SD Desa Ulobua Kesekolah Harus Lalui Jalan Rusak Dan Lincin

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, anak-anak dusun Tihe, Desa Ulobua, kecamatan Tibawa harus menempuh jarak 2 KM dengan berjalan kaki, untuk bisa sampai ke Sekolah Dasar Negri (SDN) Olibua.

Setiap harinya, anak-anak itu melalui jalan Ulobua itu dalam kondisi parah. Tidak hanya itu, medan jalan yang harus dilalui pun sangat terjal dan licin jika turun hujan.

Padahal, jalan Buhu-Ulobua tersebut sudah dianggarkan oleh Pemerintah Daerah pada bulan Februari tahun 2019 lalu dengan dengan nilai kontrak sebesar 16,5 miliar. Namun, hingga saat ini jalan tersebut tak kunjung diselesaikan.

“Jalan ini dari dulu sudah begini pak, belum di perbaiki. Anak-anak kalo ke sekolah biasanya di antar sama bapaknya kalau tidak kerja di kobong (Kebun). Kalo lagi kerja saya berjalan kaki mengantar anak saya kesekolah,” Ungkap Fatma warga dusun Tihe, kepada tim media ini di lapangan, Selasa, (25/8/2020) .

Dia mengatakan, dirinya memilih berjalan kaki, dikarenakan kondisi jalan yang rusak parah dan sulit untuk dilalui oleh kenderaan.

” Kalo mau naik ojek ongkosnya 10.000 ribu rupiah sampai ke atas (red:sekolah) sekali antar. Apalagi kalau musim hujan jalan ini berlumpur dan tidak bisa di lalui kendaraan motor atau mobil,” Tuturnya.

Dia berharap, kondisi jalan yang saat ini tak kunjung di perbaiki,agar mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah.

“Tolong kebijakan dan perhatian dari pemerintah kabupaten untuk melanjutkan proyek jalan yang sudah lama terbengkalai ini, sehingga dapat menjawab persoalan yang dihadapi anak-anak Dusun Tihe, karena jalan juga adalah satu-satunya akses jalan yang ada di desa ini,” Tukasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Gorontalo, Darwin Romi Syahrain  mengatakan bahwa pekerjaan masih terhalang dikarenakan jalan yang akan diperbaiki, melewati kawasan hutan produksi, sehingga membutuhkan ijin untuk pinjam pakai kawasan hutan.

” Untuk pekerjaan jalan Ulobua ada dua segmen, total anggaran 17 M dengan panjang jalan yang dibangun 7 KM lebih. Terbagi atas dua segmen, segmen satu yg menuju pusat Desa Ulobua, panjang 6 KM lebih, dan segmen dua di Buhu panjang 1,3 KM yang terhubung oleh dua jembatan. Yang sudah dikerjakan baru segmen dua yang bervariasi antara pekerjaan aspal dan beton. Sedangkan segmen dua, dari 6 KM lebih yang dikerjakan, terdapat lebih dari 4 KM yang masuk kawasan hutan produksi dan produksi terbatas. Untuk itu, dibutuhkan izin pinjam pakai kawasan hutan yg saat ini sementara berproses di Dinas PTSP dan Dinas Kehutanan Provinsi. Saya yakin, Insya Allah minggu ini Izin tersebut sudah ditandatangani Pak Gubernur sehingga pekerjaan untuk segmen satu akan segera dilaksanakan yang terdiri dari pengaspalan dan pekerjaan beton,” Jelasnya.

 656 total views

Facebook Comments