Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Dugaan Pungli yang Dilakukan Oknum Kades Diloato, LP-KPK : Inspektorat Jangan Main Mata

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo. Persoalan dugaan kasus pungli yang diduga dilakukan oleh oknum Kades Diloato kini terus bergulir. Kabar terakhir, bahwa ada upaya Inspektorat Boalemo untuk melakukan mediasi terhadap Kepala Desa dan Masyarakat kini kian terdengar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Boalemo, Nanang Syawal, minta Inspektorat Boalemo untuk tidak bermain mata serta mencoba memediasi kasus dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Diloato.

Nanang merasa khawatir jika persoalan pungli hanya akan berakhir pada upaya mediasi, maka banyak oknum kepala desa yang akan membuat hal serupa tanpa melihat lagi proses hukum yang ada.

“Kasus pungli jika ujung-ujungnya hanya akan berakhir pada upaya mediasi, saya mengkhawatirkan jika para oknum kepala desa sudah tidak akan takut lagi dalam melakukan pungutan liar,” kata Nanang.

Nanang juga menyoroti kinerja dari Kepala Inspektorat Boalemo yang selama dirinya menjabat, belum ada permasalahan desa yang dapat diselesaikanya.

” Pak Inspektur baiknya mundur saja dari jabatanya, Inspektorat harusnya diisi oleh orang-orang yang ingin bekerja,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, kepala desa Diloato sudah keliru karena telah melakukan pungutan terhadap para penambang pasir yang tak memiliki izin operasional.

” Khusus untuk pertambangan pasir ini, dimana tidak memiliki izin operasional maka semestinya tidak bisa dibuatkan Perdes, Inilah kesalahan kepala desa,” Tukasnya.

Sementara itu, kepala Inspektorat kabupaten Boalemo Musafir Bempa, saat di konfirmasi menyampaikan  bahwa pihaknya sementara melakukan koordinasi dengan pihak Polres Boalemo.

” Kita saat ini masih sementara berkoordinasi dengan Polres, karena bukan keputusan kita. Kita hanya sekedar mengetahui bahwa ini ada unsur, dan kita sudah turun, jadi tinggal dari Polres bagaimana,” Pungkasnya. (Fn/MS)

 908 total views

Facebook Comments