Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

AMPD Sebut Bobroknya Pemerintahan Desa, Merupakan Cerminan Pemerintahan Darwis Moridu

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo. Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD) yang terdiri dari lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Boalemo menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Boalemo, Senin (10/8).

Dalam unjuk rasa tersebut, mereka memaparkan beberapa poin tuntutan yang tidak lain merupakan masalah yang ada di Kabupaten Boalemo, seperti pemberhentian beberapa Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta beberapa aparat desa.

“Hari ini kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Boalemo agar dapat memberhentikan Kepala Desa Hutamonu yang terkesan arogan karena diduga telah melakukan maladministrasi terhadap pergantian beberapa aparat desanya,” jelas salah satu orator, Ismail Duke.

Tak hanya itu, mereka juga meminta pemerintah daerah agar menindaklanjuti persoalan amoral yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Polohungo, Ketua BPD Pangi, serta anggota BPD Tabongo.

Disisi lain, Koordinator Aksi, Nanang Syawal, menilai bahwa bobroknya pemerintahan di desa yang ada di Kabupaten Boalemo merupakan cerminan dari Pemerintahan Darwis Moridu dan Anas Jusuf (Damai) yang sekarang.

“Mereka menduplikasi gaya kebablasan, gaya ketidak becusan Pemerintahan Damai dalam mengelola administrasi pemerintahan Kabupaten Boalemo. Itu yang menjadi contoh pemerintah di Desa ketika kesewenang-wenangan pemda dalam melakukan mutasi yang tidak berujung dan tak henti, mulai diikuti oleh desa-desa, sehingga ketidak becusan pemerintahan Damai dalam mengelola pemerintahan mulai diikuti oleh desa-desa,” tegasnya.

Selesai melaksanakan aksi di depan Kantor Bupati, mereka kemudian melanjutkan aksinya ke DPRD Kabupaten Boalemo dengan membawa tuntutan yang sama dan diterima langsung oleh Wakil Ketua II, Muslimin Haruna. (MS/FN)

 669 total views

Facebook Comments