Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Musda Dan Sang Calon Yang Tak Dihargai

Faktanews.com (Tajuk) – Gorontalo. Ada yang menarik pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang baru saja digelar, dimana dari seluruh rangkaian kegiatan yang sangat meriah itu terdapat sebuah kesedihan yang dipaksa untuk ditutupi oleh salah satu kader Partai.

Mungkin itu adalah sebuah strategi agar sang kader tersebut bisa mandiri, atau ada sebuah strategi lain yang tengah disusun secara terstruktur untuk menghancurkan mental sang kader tersebut.

Dilain sisi kemegahan dan kemeriahan yang ditampilkan, sang calon yang di calonkan sepertinya harus bekerja ekstra untuk berjuang untuk memperjuangkan nasibnya sendiri pada sebuah kontestasi yang akan terselenggarakan.

Berbagai sesi dari pembukaan hingga berakhirnya kegiatan. Tak ada gaungan nama Sang Calon Pemegang Mandat bergema, hingga keinginannya untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah disalah satu Kabupaten pun mendapat tanggapan berbagai pihak. Pasalnya, hal tersebut dinilai sebagai sebuah kegagalan membangun system dikarenakan soliditas dan solidaritas dikalangan kader Partai belum terbangun dan mudah goyah.

Pada dasarnya soliditas dan solidaritas adalah sebuah sikap yang relative, sebab itu menjadi salah satu kewajiban dari Pemimpin Partai untuk membangun kebersamaan. Maka, pembinaan soliditas terhadap seluruh Kader itu adalah aspek  yang bisa dibenarkan karena kondisinya terbina dengan bagus dan tentu itu menjadi salah satu bahagian dari nilai Pemimpin yang disukai oleh bawahan.

Diakhir kalimat, dengan berbagai argumentasi dar berbagai pihak, ada beberapa yang menyimpulkan bahwa
1. Apakah Sang Calon Bukan Murni Dari Partai Tersebut ?
2. Apakah Dikarenakan Pola Fikir Yang Berbeda ?
3. Ataukah Memang Benar Karirnya Akan Dibunuh ??

Wallahualam..
Sekian.

Penulis : Jhojo Rumampuk

 674 total views

Facebook Comments