Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Lakukan Kunker Ke-Kecamatan Telutih, Ini Kata Bupati Malteng

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Bupati Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Tuasikal Abua kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Telutih, Kamis, (23/7/2020).

Kunker tersebut dalam rangka membuka beberapa kegiatan panen pangan lokal, pasar murah, penyerahan sembako, pengobatan masal dan khitanan, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, penyerahan SK kenaikan pangkat PNS, pencanangan kawasan wajib pakai masker, penyerahan kredit usaha mikro, penyerahan Kartu BPJS Kesehatan  penyerahan bantuan bidang pertanian, pemberian makanan tambahan untuk Ibu Hamil, pelayanan KB, pemberian PMT Balita dan edukasi gizi seimbang, kunjungan kelas Ibu Hamil dan Ibu Balita, pembinaan 10 Program PKK serta kegiatan Sosialisasi P2TP2A di Negeri Laimu.

Dalam kunker, Tusikal berkesempatan mengunjungi posko Covid-19 di Enam Negeri yang ada di Kecamatan Telutih yakni Negeri Laha Kaba,   Laha Sarani, Yamalatu, Hunisi, Tehua dan Negeri Lafa. Guna melihat langsung  kinerja percepatan penanganan dan penanggulangan COVID-19 serta pemberian paket sembako bagi mayarakat kurang mampu.

“Pemerintah tidak membiarkan masyarakatnya menghadapi dan menjalani wabah Covif-19 sendiri tetapi berada bersama dan tetap memperhatikan masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan. Yang mana pemerintah telah memberikan berbagi bantuan dan ada juga yang sementara disalurkan kepada masyarakat.” Tegas Tuasikal dalam sambutannya kepada masyarakat di Negeri Laimu.

Memasuki pada fase kehidupan baru masyarakat tetap diminta untuk mengikuti dan mentaati himbauan pemerintah untuk menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak. Selain itu, bupati Malteng meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar, dengan mengatakan Covid-19 tidak ada dan ihoax.

“Kita harus mentaati apa yang disampaikan pemerintah dan masyarakat jangan meremehkan wabah Covid-19, apalagi menganggap wabah itu adalah hoax dan ikut percaya bahwa Covid -19 tidak ada. Itu adalah isu yang tidak bertanggung jawab, dan
Jika ada yang katakan Covid-19 itu Hoax maka segera dilaporkan kepada pihak kepolisian, sebab itu bentuk provokasi,” ujarnya.

Apa yang dialami masyarakat saat ini kata Tuasikal adalah benar wabah COVID-19 dan seluruh dunia  mengalami dan merasakan dampaknya,  baik dari sisi kesehatan hingga dampak ekonomi.

“Untuk itu mari dan tetap perang melawan COVID-19 dengan mengikuti protokoler kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan dan tidak melakukan aktivitas berlebihan yang tidak diperlukan di luar rumah,” ajak Tuasikal. (FN/Uc)

 148 total views

Facebook Comments