Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Kasus Hoax Yang Menimpa Gubernur Sulteng Tak Jelas, FRAH Berikan Warning Ke Kejaksaan

Faktanews.com (Daerah) – Sulawesi Tengah, Forum Rakyat Anti Hoax (FRAH) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulteng, meminta kejelasan terkait Kasus Hoax yang menimpa Gubernur Longki Djanggola atas tuduhan membiayai People Power pada tahun 2019 kemarin oleh Yahdi Basma, Selasa (30/6/2020) lalu. 

Mereka Menilai, persoalan yang menimpa Gubernur Sulteng itu hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak kejaksaan Tinggi. ” Kasus hoax ini, sudah masuk 1 tahun belum ada kejelasan hingga saat ini. Lembaga hukum Kajati dengan Polda itu terkesan mengaburkan kejelasan hukum yang ada,” ungkap Faisal Saing, selaku ketua FRAH.

Dia menjelaskan bahwa, laporan yang dilakukan oleh Gubernur Longki Djanggola adalah yang menyebar luaskan berita yang dianggap tidak benar itu alias Hoax.

“ Perjalanan kasus yang ini itu tercatat jelas bahwa, laporan yang dilakukan oleh bapak Longki Djanggola itu memfokuskan pada penyebaran hoax bukan si pembuat,” tukasnya.

Terkahir dia meminta, kepada Pihak Kejaksaan dan Polda Sulteng untuk tidak main mata, dan segara menyelesaikan kasus tersebut.

“ Kami minta penegakan hukum ini dilakukan berjalan dengan koridor yang ada, dan jangan sampai ada main mata antara pihak kepolisian maupun kejaksaan,” Pungkasnya. (Fn/NR) 

 463 total views

Facebook Comments