Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

BRI Masohi Dinilai Tidak Profesional,  Print Transaksi Nasabah Di Kertas Bekas

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Masohi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), dinilai tidak profesional dalam melayani nasabahnya. Pasalnya, dalam transaksi tabungan milik nasabah yang biasanya di cetak dalam buku tabungan, oleh petugas dibagian teller dicetak hanya menggunakan kertas bekas.

Padahal tugas teller bank adalah melayani penarikan, transfer, dan penyetoran uang dari pelanggan/nasabah, melakukan pemeriksaan kas dan menghitung transaksi harian menggunakan komputer, kalkulator, atau mesin penghitung, menerima cek dan uang tunai untuk deposit, memverifikasi jumlah, dan periksa keakuratan slip setoran.

” BRI Cabang Masohi tidak profesional, masa  Print  Out hasil transaksi tabungan oleh petugas teller bank menggunakan kertas bekas,  bukan dibuku tabungan milik nasabah. Alasan petugas teller buku tabungannya penuh sehingga bapak bisa liat transaksi di kertas yang sudah ada transaksinya,” Ungkap Idris salah satu Nasabah BRI Cabang Masohi yang transaksi tabungannya di atas kertas bekas,  kepada wartawan Senin, (22/6) di Masohi.

Menurutnya, dua hari yang lalu dirinya melakukan transaksi menabung di BRI Cabang Masohi melalui tabungan simpedes. Dan saat transaksi, dirinya menyerahkan slip transaksi tabungan, uang, dan buku tabungan kepada petugas teller.

” Oleh petugas teller bank, menghitung dan melakukan transaksi dalam buku tabungan, namun hasil catatan transaksi tidak tercatat dalam buku tabungan secara lengkap, hasil sambungan transaksi di print menggunakan kertas bekas warna merah.” Lanjutnya.

Lebih lanjut, dia juga mempertanyakan kenapa print catatan transaksi tidak lengkap di buku tabungan dan harus menggunakan kertas bekas, dan jika penuh kata dia, kenapa tidak pindahkan buku yang baru.
Walhasil jawaban yang disampaikan petugas teller kata Idris, sangat tidak profesional, tidak mencerminkan sebagai petugas bank.

” Ini catatan transaksi tabungan bapak yang terakhir dan yang di kertas itu catatan transaksi lainnya. Karena buku tabungan hampir penuh dan mesin kami ada gangguan, nanti saja kapan-kapan bapak datang baru kita gantikan buku tabungan yang baru, ” Tukas Idris mengulang penjelasan petugas teller.

” Saya menduga alasan mesin rusak itu akalnya petugas teller bank, karena malas layani nasabah. Ini harus ada teguran dari pimpinan biar nasabah tidak kecewa atas  pelayanan petugas bank, ” Pungkasnya.

Sementara itu Pimpinan Cabang BRI Masohi, hingga berita ini diterbitkan, belum dapat dihubungi untuk dikonfirmasi. (FN/Uc)

 232 total views

Facebook Comments