Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, Lakukan Kunjungan ke Kabupaten Pohuwato

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Mentri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, lakukan Kunjungan ke Kabupaten Pohuwato dalam rangka panen raya ikan tambak di Desa Wanggarasi Tengah sekaligus meninjau tambak udang di Desa Mootilango, Kabupaten Pohuwto, Kamis (11/6).

Dalam kunjunganya kali ini, turut di dampingi oleh Anggota DPR RI, Elnino Mohi, Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Danrem 133/NW, Bupati Pohuwato, unsur Forkopimda Pohuwato, OPD terkait dan Camat.

“Provinsi Gorontalo merupakan provinsi yang sering di kunjungi dan ini daerah yang terluas di Indonesia yakni memiliki potensi ikan luar biasa baik perikanan tangkap dan perikanan Budidaya,” kata Edhy.

Mentri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, saat melakukan Kunjungan ke Kabupaten Pohuwato dalam rangka panen raya ikan tambak di Desa Wanggarasi Tengah.

Meskipun memanen ikan di umur yang belum produktif, Edhy akan berusaha mengoptimalkan dengan budidaya tambak udang yang bisa menghasilkan 40 Ton minimal, serta ini dapat dinikmati oleh masyarakat gorontalo dan meningkatkan taraf hidup.

“Seluruh dunia butuh udang termasuk indonesia. Karena potensi udang di Indonesia sekarang belum ada 1 juta, sehingga ini harus kita tingkatkan dan kita harus bisa!,” tegasnya

Mentri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo menegaskan tidak akan mengijinkan bagi siapa saja yang melakukan penebangan pohon mangrove atau pohon pelindung operasi laut hanya untuk pembuatan tambak. Menurutnya, tak ada gunanya pembangunan ekonomi yang bagus tapi mengabaikan lingkungan.

“Anggaran itu milik rakyat sehingga kita harus pergunakan semaksimal untuk rakyat, terima kasih pak Gubernur dan pak Bupati pohuwato dan ini bentuk keseriusan gubernur bersama untuk membangun sektor perikanan maupun sektor udang. Potensi ikan diwilyah kita sangat besar, sehingga jangan biarkan laut kita di isi oleh kapal kapal asing dan mari kita isi kapal kapal kita di perbatasan untuk mencegah kapal asing masuk ke wilaya kita. Dimana presiden memerintahkan kepada mentri untuk membangun dua Sektor serta berkomunikasi dengan nelayan,” Tutup Mentri Edhy Prabowo. (FN07)

 619 total views

Facebook Comments