Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Ingatkan Pemdes, Kadis PMD Parimo : Jangan Ada Yang Melakukan Pemotongan BLT

Faktanews.com (Daerah) – Sulawesi Tengah, kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewan ingatkan pemerintah Desa untuk tidak melakukan pemotongan terhadap Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berjumlah 600, Senin (11/5).

” Jadi, saya ingatkan untuk Pemdes, jangan ada yang melakukan pemotongan bantuan BLT, Nominal sudah paten 600 ribu tidak boleh dikurang, dan tidak boleh dibagikan dalam bentuk sembako. Terserah penyaluran Tunai atau Non Tunai,” Tegas Fit.

Dia mengatakan, dengan merujuk pada Peraturan Menteri Desa no 6 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Desa no 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020, apa bila terdapat jumlah masyarakat miskin melebihi Pagu anggaran yang sudah di tetapkan, maka pemerintah Desa dapat menambah alokasi anggaran setelah mendapat persetujuan bupati.

” Jadi kalau lebih banyak yang ditetapkan sebagai penerima dari pada Pagu anggaran. Tidak apa kalau memang Pemdes anggarkan pakai DD berdasarkan persetujuan Bupati,” Ungkapnya.

Ia juga menekankan, Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) hanya memvalidasi, finalisasi, dan menetapkan siapa penerima BLT desa, dan tidak memutuskan masalah angka, ataupun mengurangi jumlah yang sudah ditetapkan.

” Untuk penyaluran BLT Desa dilakukan dengan dua cara yaitu tunai dan non-tunai, dan Kita sudah berkomunikasi dengan semua Bank bahwa tidak ada pembiayaan adminstrasi pembuatan ATM bagi penerima BLT Desa,” Tukasnya.

Terakhir, kadis Fit menyarankan untuk pembagian BLT, dilakukan secara non-tunai untuk menjaga tidak menciptakan kerumunan, demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.

” Saran kami mengambil opsi non tunai, pertama menjagan jangan sampai uang ini menjadi media penyebaran virus, dan adanya penyaluran lewat ATM masyarakat tetap akan melakukan Sosial Distancing,” Pungkasnya. (Fn/NR) 

 208 total views

Facebook Comments