Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Putuskan Penyebaran Covid-19, Longki Minta Bandar Mutiara SIS Al-jufrie Beroperasi 1 Juni Nanti

Faktanews.com (Daerah) – Sulawesi Tengah, pemerintah provinsi Sulawesi Tengah Longki Djanggola, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Hidayat Lamakarate, menerima kunjungan kepala bandara Mutiara SIS Al-jufrie Palu dan perwakilan maskapai penerbangan, di ruangan kerja Gubernur, Jumat (8/5).

Dalam kunjungannya, kepala Bandara Mutiara SIS Al-jufrie, Ubaidillah menyampaikan rencana operasional bandara sebagaimana surat edaran Dirjen Perhubungan Udara Mentri Perhubungan no 31 tahun 2020 tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara.

Dia mengatakan, bandara Mutiara SIS Al-jufrie akan beroperasi sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur dalam surat edaran Mentri Perhubungan, dan sejumlah ketentuan bagi maskapai.

Sementara itu, Longki Djanggola mengatakan akan menghargai surat edaran Mentri Perhubungan. Akan tetapi kata dia, dengan situasi Sulteng yang makin bertambah kasus postif Covid-19, olehnya dia meminta untuk ditunda operasional bandara hingga 1 Juni 2020 mendatang.

Gubernur Longki Djanggola saat menerima kunjungan kepala Bandara dan perwakilan maskapai di ruangan kerjanya

” Melihat penyebaran Covid-19 saat ini makin bertambah, maka untuk percepatan pemutusan nya di wilayah Sulteng, dan juga atas hasil komunikasi kami dengan para Bupati dan Walikota, Maka kami minta Bandara yang ada di Sulteng, untuk tidak beroperasi sampai dengan tanggal 1 Juni 2020. Demikian juga dengan transportasi laut kecuali distribusi barang. Secara resmi, kami akan menyurat secara resmi kepada Menteri Perhubungan untuk hal tersebut,” Tutur Gubernur 2 periode itu.

Longki menjelaskan, jika bandara akan beroperasi, pihaknya akan kesulitan melaksanakan SOP yang sudah ditetapkan BNPB terhadap orang yang datang dari daerah yang terpapar Covid-19.

” kalau hal tersebut kita laksanakan, sangat sulit untuk melaksanakan SOP yang sudah ditetapkan BNPB terhadap orang yang datang dari daerah Pendemi yang harus di karantina selama 14 hari, apalagi saat ini penyebaran Covid -19 di Sulteng sudah masuk pada transmisi Lokal, ” Tukasnya. (Fn/NR)

 152 total views

Facebook Comments