Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Gema Panua di Desa Tuweya, Pemda Pohuwato Deklarasi Bebas Stunting

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Pelaksanaan Gema Panua yang dilaksanakan di Desa Tuweya, Kecamatan Wanggarasi kali ini dirangkaikan dengan Deklarasi Bebas Stunting Oleh Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Dalam sambutanya, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga, menyampaikan bahwa Stunting merupakan bagian yang menjadi atensi bersama.

“Sebagaimana yang menjadi cita-cita Presiden RI bahwa 10-20 tahun kedepan kita mampu bersaing dengan eropa, kita mampu bersaing negara-negara hebat, disaat kita masih diperhadapkan dengan masalah Stunting,” terang Syarif

Kegiatan pencegahan Stunting di Kabupaten Pohuwato ini pun mendapatkan apresiasi dari Kemenkes RI melalui Kasubdit Peningkatan Mutu dan Kecukupan Gizi, Iwan Halwani,SKM,M.Kes.

” Alhamdulillah, Kegiatan pencegahan Stunting di Kabupaten Pohuwato ini mendapatkan apresiasi dari Kemenkes RI. ini menjadi pertanda bahwa semua orang sudah berbicara tentang Stunting. di Pusat, pencegahan Stunting sudah dianggarkan dan tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dikes Pohuwato, Syafi’in Napu,SKM,M.Kes, memaparkan bahwa penetapan lokus stunting di provinsi Gorontalo sebelumnya ada dua kabupaten yakni Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo. Kemudian di tahun 2019 ditambah lagi dengan kabupaten Pohuwato.

“Alhamdulillah dari 3 daerah lokus Stunting, kami melihat berdasarkan hasil evaluasi program ternyata kabupaten Pohuwato yang sudah berhasil menurunkan Stunting. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan gizi kami, itu pada tahun 2017 pada level masih 27% akan tetapi berdasarkan hasil riset dasar, ternyata Pohuwato tinggal 17,87%,” ujarnya. (FN07) 

 227 total views

Facebook Comments