Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Angkat Bicara, Sekretaris Demokrat Morowali : Pernyataan Ketua DPRD Mengkerdilkan Rakyat

Faktanews.com (Nasional) – Sulawesi Tengah, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Morowali angkat bicara terkait pernyataan ketua DPRD Morowali, Kuswandi yang di anggap menyudutkan masyarakat.

” Pernyataan Bapak Kuswandi, itu bagi saya sangat mengkerdilkan gagasan dan tidak mendidik secara politik. Dengan pernyataannya yang mengatakan bahwa ‘biar jungkir balik tidak akan bisa menang’, maka dia sudah Memframing bahwa tokoh dari Morowali atau kabupaten lain yang memiliki jumlah penduduk kecil, tidak akan mampu menjadi pemimpin di Sulteng, Karena ukurannya jumlah penduduk. Sementara, yang harus menjadi ukuran adalah gagasan,” Kata Jalil, Selasa (3/3).

Kuswandi (ketua DPRD Morowali, sekaligus ketua tim pemenangan Rusdy-Ma’mun)

Lebih lanjut kata dia Ini bukan persoalan menang atau kalah dalam hitungan angka-angka. Tetapi kata dia, lebih pada nilai yang sifatnya prinsip dari pendidikan Politik. Bahwa, pertarungan elektoral Pilgub kedepan, adalah pertarungan  gagasan yang lebih berpihak pada kepentingan rakyat.

Dia mengatakan bahwa mengajari rakyat untuk memilih berdasarkan hitungan angka-angka berbasis sentimen Primordial, hanya akan menciptakan masyarakat yang berfikir, bahwa tujuan politik adalah merebut kekuasaan. Padahal kata dia, merebut kekuasaan itu hanyalah alat dan cara untuk mencapai tujuan politik, yaitu kesejahteraan.

” Meyakinkan rakyat tentang narasi kesejahteraan ditemukan lewat ruang-ruang gagasan dan ide. Bukan dalam kamar-kamar jabatan yang cenderung Liberal dan Transaksional,” Ujarnya.

Hal ini kata Jalil, hanya akan membuat perpecahan dalam masyarakat, bahwa ada satu kelompok tertentu merasa lebih berhak atas kekuasaan dan kelompok tertentu. Sedang yang lain kata dia, dianggap kelas nomor dua yang tidak berhak atas kekuasaan. Karena jumlah mereka yang minoritas. dan situasi ini lanjut Jalil, sangat tidak sehat dalam iklim Demokrasi.

Dia juga menabahkan, dengan pernyataan Ketua DPRD Morowali, akan membuat masyarakat Morowali tidak simpati lagi terhadap pasangan Rusdy-Ma’mun.

” Ketua DPRD itu, adalah jabatan pemberian rakyat dan rakyat juga yang memfasilitasi dan memberi gaji. Jadi bagi saya, pernyataan itu juga merupakan bentuk pengkhianatan Ketua DPRD kepada rakyat Morowali. Saya menganggap, pernyataan ketua itu adalah pernyataan blunder, tidak mendidik dan anti Demokrasi. Selain itu, beliau juga tidak menyadari bahwa ketika Partai Nasdem memberikan dukungan kepada Jokowi untuk maju pada Pilpres 2014, justru Jokowi belum genap setahun memimpin DKI. Bukankah itu juga bagian dari pernyataan yang blunder?. Seharusnya, sebagai Ketua DPRD sebagai teladan Publik bagi masyarakat Morowali, dapat memberikan pernyataan yang menyejukkan. Bukan malah mengkerdilkan, ” Tandasnya. (UNR)

 262 total views

Facebook Comments