Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Dukung Pemberantasan Korupsi, DPRD Boalemo Minta Kejaksaan Tegas

Faktanews.com (Daerah) – kabupaten Boalemo, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boalemo, memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negri Boalemo sebagai Penegak Hukum di wilayah Boalemo.

Resvin Pakaya Anggota DPRD Boalemo dari Fraksi Koalisi Nasdem Perindo (KNP) menyampaikan dukungannya terhadap kejaksaan Negri Boalemo untuk melakukan penindakan hukum di wilayah Boalemo.

Kerena kata Resvin, harapan masyarakat Boalemo untuk daerah yang bebas korupsi dan aman dari segala bentuk penyalahgunaan anggaran yang dapat merugikan masyarakat, adalah tindakan tegas dari kejaksaan itu sendiri.

” Kami sangat mendukung kejaksaan Boalemo untuk melakukan penindakan hukum di wilayah Boalemo, dan saya selaku anggota DPRD yang sudah di pilih oleh rakyat wajib untuk mendukung penindakan kejaksaan jika itu merugikan rakyat, ” Ungkap Aleg Nasdem itu.

Senada dengan itu, Riko Rajin yang juga sebagai anggota DPRD Boalemo dari partai Perindo itu menyampaikan hal yang sama, bahwa Kejaksaan Boalemo harus tegas dalam melakukan penindakan hukum di wilayah Boalemo.

” Kejaksaan harus tegas dalam melakukan penindakan hukum di Boalemo,karena Kejaksaan juga adalah harapan masyarakat agar daerah ini bebas dari korupsi, ” Ujar Riko yang juga anggota dari faksi KNP itu.

Riko Djaini Anggota DPRD Boalemo

Dia juga berharap, kejaksaan agar dapat mengusut tuntas kasus-kasus yang sudah dilaporkan ke kejaksaan. Riko juga meminta kejaksaan untuk lebih mengawasi dan mengawal pengguna Anggaran tahun 2020.

” Saya juga meminta kejaksaan untuk mengawasi penggunaan anggaran 2020, jangan sampai ada oknum yang menyalahgunakan dan dapat merugikan masyarakat,” Tukasnya.

Terakhir di juga mengingatkan kepada Unit Pelayanan Barang dan Jasa kabupaten Boalemo agar hati-hati dalam melakukan pengadaan dan tender proyek.

” Saya juga mengingatkan Bagian UPBJ Boalemo untuk hati-hati dalam melakukan pengadaan Barang, karena disitu yang paling rawan untuk melakukan korupsi dan suap menyuap, ” Pungkasnya.

473 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments