Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Bupati Pohuwato Akan Dianugrahi Gelar Adat Pulanga

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Pemerintah daerah bersama lembaga adat Pohuwato menggelar kegiatan ‘Dulohupa Lo Ulipu Lo Hulondalo To Pohuwato Mopoto’opu Lo Pulanga Oli Wombundo Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga,’ yang  berlangsung di rumah adat, Kamis (6/2).

Kegiatan tersebut di hadiri Sekretaris Daerah, Djoni Nento, didampingi Assisten Kesra, Hamka Nento, Ketua Lembaga Adat Pohuwato, Ibrahim DJ. Noor, unsur Kemenag Pohuwato, Ketua PHBI, OPD, perwakilan kecamatan serta pemangku adat dari 13 kecamatan.


Sekretaris Daerah Djoni Nento mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan persiapan pemberian penganugerahan gelar adat berupa ‘Pulanga’ terhadap bupati Pohuwato,  sehingga sebelum pemberian pulanga oleh lembaga adat di provinsi gorontalo tentu kita di daerah perlu melakukan pertemuan.

Dimana pembahasan didalamnya tentu meminta atau mendengar berupa kesepakatan atau persetujuan dari masyarakat melalui pemangku adat termasuk para kepala desa yang hadir saat ini. Yang Alhamdulillah semua dari 13 kecamatan menyetujuinya, sehingga hasil dari pertemuan ini akan dilaporkan pula kepada lembaga adat yang ada di provinsi.

Lanjut Sekda Djoni Nento, sebelum penganugerahan tersebut tentu dilaksanakan musyawarah adat seperti yang ada saat ini, Setelah pertemuan ini maka masih panjang lagi kelanjutannya dan Insya Allah Februari atau Maret mendatang pemberian ‘Pulanga’ kepada bupati dapat terwujud.

Untuk itu kepada panitia yang sudah dibentuk dan Ketua nya Assisten Kesra Hamka Nento dan Wakil Ketua adalah Ketua Lembaga Adat Pohuwato serta Sekretaris Kabag Kesra agar menyusun kepanitiaan dengan maksimal terutama rencana kegiatan sampai pada hari H.

” Tentu kita semua berharap agar pemberian gelar adat ‘Pulanga’ kepada bupati sukses terlaksana, apalagi pemberian Pulanga seperti ini baru kali pertama di pohuwato sejak daerah ini terbentuk, dan apabila ini terlaksana maka Bupati Syarif Mbuinga adalah yang pertama menerima ‘Pulanga’ di bumi panua Pohuwato,” Ungkapnya.

” Untuk itu sukseskan kegiatan ini, pastikan semua panitia sampai pada seksi-seksi bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, waktu yang belum bisa ditentukan ini agar dimanfaatkan dengan baik dan lakukan konsultasi dengan lembaga adat yang ada di provinsi terkait pertemuan yang digelar saat ini,” Tutupnya. (FN07)

106 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments