Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Cegah Bantuan Air Ke Masyarakat, Nasdem Pulubala Sesalkan Sikap Pemdes Ayumolingo

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, Niat membantu warga desa karena kekurangan air, oknum aparat desa malah mencegah bantuan air minum yang berusaha dipasok untuk membantu masyarakat desa Ayumolingo Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo.

Kepada Media, Ketua DPC Partai Nasdem Pulubala Roni Harun menjelaskan, kronologis kejadian berawal dari masyarakat ayumolingo yang meminta untuk mengirim bantuan air, karena kurangnya pasokan air di desa tersebut.

Atas dasar keluhan tersebut, dirinya segera bertindak dengan mengirim satu tanki air minum yang dikirim langsung kepada masyarakat.

” Karena memang sebelumnya saya sudah menyampaikan dimasyarakat, kalau ada yang butuh air minum silahkan sampaikan kepada saya. Masyarakat juga tahu ada mobil tanki Pak Rahmad Gobel.” Tutur Roni saat dihubungi via seluler

Lanjut Roni, Air yang dikirim ternyata tidak mencukupi untuk memenuhi seluruh warga yang membutuhkan air. Sehingga Dirinya berjanji untuk kembali mengirim satu tanki pada esok harinya.

“Saat kembali ke Desa Ayumolingo saya mengajak teman yang kebetulan warga desa tersebut untuk sama-sama mengantar air minum kepada masyarakat. Saya juga sempat menegur Kepala Desa, Ayahanda sempat melihat tapi saat itu beliau tidak merespon karena sedang menelfon.” Lanjut Roni

” Sebelum tiba di lokasi, seorang perangkat desa memanggil saya. Sehingga saya berhenti karena memang yang bersangkutan juga kenal sama saya. Aparat Desa ini mengatakan, Kades ditelfon oleh sekcam dan Camat untuk meminta saya tidak mengantar air kesana, karena sorenya sudah ada mobil BNPB.” Tambahnya lagi

Mendengar hal tersebut, dirinya tetap meminta untuk bisa diizinkan mengantar air tersebut, karena niatnya membantu tanpa ada embel-embel politik dan sebagainya

“Akhinya saya tetap memaksa ke lokasi menyalurkan air tersebut, karena tidak enak saya sudah berjanji ke masyarakat. Bahkan, saat saya pulang masih banyak yang belum mendapatkan air.” Imbuh Roni

Roni sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena seolah-olah sengaja mencegah dirinya untuk menyalurkan bantuan air ke masyarakat.

“Ini niat baiknya Partai Nasdem dan Pak Rachmad Gobel untuk masyarakat Gorontalo. Saat baru terpilihnya Pak Rachmad, Program bantuan tanki air ini memang sudah jalan.” Tutupnya

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Pulubala Gerry Mustafa saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa pihak Kecamatan tidak ada perintah untuk mencegah bantuan air tersebut.

“Kebetulan Kepala Desa memberikan informasi yang lagi viral di media, bahwa ada yang mengatasnamakan partai yang memberikan bantuan air minum ke masyarakat. Makanya, kami pihak Kecamatan memerintah untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Jadi kami tidak ada niat membatasi bantuan tersebut.” Jelas Gery

Sekcam Gerry mengatakan, pihak Kecamatan tidak mempermasalahkan bantuan tersebut. Apalagi itu merupakan keinginan dan kebutuhan masyarakat.

“Justru aparat desa juga senang ada bantuan seperti itu, hanya saja Kepala Desa juga kaget karena bantuan itu datang dari salah satu partai, makanya pihak Desa memberikan informasi ke pihak Kecamatan. Karena memang tidak ada konfirmasi sebelumnya terkait bantuan tersebut.” Imbuhnya.

Sekcam juga menyampaikan, pemberian bantuan memang tidak perlu izin kepada pihak Desa ataupun Kecamatan. Tapi minimal melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

“Jadi hal tersebut merupakan bentuk klarifikasi dilapangan, apakah benar itu informasi seperti yang beredar di media sosial. Jadi sekali lagi tidak niat melakukan pencegahan bantuan tersebut.” Tutur Gerry. 

Sementara itu, Kepala Desa Ayumolingo Alimin Momiyo ketika diklarifikasi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bantuan tersebut sebelumnya. Sehingganya dirinya memerintahkan Kepala Dusun untuk menanyakan langsung dari mana sumber bantuan tersebut.

“Jadi saya lihat di Facebook ada bantuan air ke Ayumolingo yang tertulis RA for Kabupaten Gorontalo. Karena memang tidak ada pemberitahuan. Memang tidak aturan untuk melakukan pemberitahuan, tapi secara etika setidaknya ada informasi. Air ini harus diketahui sumbernya dari mana, jangan sampai bermasalah.” Kata Alimin.

Dirinya mengatakan tidak ada niat untuk melarang bantuan tersebut, karena memang itu kebutuhan masyarakat.

“Saya juga menyampaikan ke Pak Roni, kalau besok mau memberikan bantuan air lagi silahkan.” Tutup Alimin..(rls_prsr_fn)

614 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments